Advetorial

100 Unit Alat Semprot Disinfektan Dibagikan Baznas Bontang

100 UNIT
Penyerahan alat semprot disinfektan diserahkan langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Ketua Baznas Bontang Haji Kuba Siga. (Baznas Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang menyerahkan bantuan semprot disinfektan untuk pencegahan penularan virus corona sebanyak 100 unit. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan masjid, pondok pesantren, dan panti asuhan se-Bontang, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang Jalan Awang Long, Kamis (26/3/20).

baca juga: Baznas Bontang Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Telihan dan Jalan KS Tubun

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bontang Muhammad Idris mengatakan 100 unit alat semprot tersebut diserahkan kepada 80 masjid dan musala se-Bontang yang menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Sisanya sebanyak 20 unit alat semprot itu diberikan kepada pondok pesantren dan panti asuhan di Kota Taman –sebutan Bontang-.

“Kami harapkan masjid, musala, pondok pesantren, dan panti asuhan secara mandiri dapat mensterilkan lingkungannya,” katanya kepada Akurasi.id, Kamis (26/3/20).

Menurut Idris, penyerahan bantuan alat semprot tersebut lebih efektif ketimbang pihaknya turun langsung ke masjid dengan melakukan penyemprotan disinfektan atau dikenal dengan istilah disinfeksi. Dia berharap penerima bantuan tersebut secara mandiri dapat mensterilkan lingkungannya.

“Kami juga memberikan panduan membuat cairan disinfektan menurut standar Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang sesuai komposisinya,” jelasnya.

Anggaran yang dikeluarkan dalam pengadaan barang tersebut sekira Rp 35 juta. Kata Idris, alat semprot yang dipesan langsung di Samarinda ini biayanya berasal dari zakat.

100 unit
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bontang Muhammad Idris menyerahkan modul tata cara pembuatan cairan disinfektan kepada penerima bantuan. (Baznas Bontang)

Penerimaan bantuan alat semprot secara simbolis diserahkan langsung Wali Kota Bontang bersama Ketua Baznas Bontang Haji Kuba Siga kepada perwakilan dari Masjid Nurul Bahri Tanjung Laut Indah, Pondok Pesantren Hidayatullah Jalan Imam Bonjol, dan Panti Asuhan Mawadatullah di Sendawar. Idris mengungkapkan untuk mencegah kerumunan orang banyak di musim pandemi virus korona saat ini, pihaknya menjadwalkan penyerahan bantuan.

“Kami usahakan per hari 20 orang perwakilan dari masjid, musala, pondok pesantren, dan panti asuhan untuk mengambil alat semprot disinfektan. Tujuannya agar kami tidak membuka massa,” beber Idris.

Idris menyatakan penyerahan bantuan ini merupakan inisiatif dari Baznas Bontang. Yakni melihat dari kepedulian lembaga swadaya masyarakat (LSM), partai, dan lainnya yang turun ke lapangan memberi bantuan disinfeksi kepada masyarakat. Namun, kata Idris, lebih efektif jika masyarakat diberikan bantuan alat secara langsung. Sehingga tidak hanya digunakan untuk masjid, namun juga bisa digunakan ke rumah warga.

“Penyemprotan itu harusnya berkesinambungan, idealnya tiap hari atau per dua hari. Kalau satu kali semprot, lalu besoknya siapa yang semprot. Nah, kami sediakan alatnya dan beri panduan sehingga bisa mensterilkan di lingkungannya,” terangnya.

Mewakili Baznas Bontang, Idris berharap pandemi Covid-19 dapat segera  berakhir. Selain itu dia mengimbau kepada masyarakat bahwa wabah virus tersebut bukanlah bencana biasa.

“Ini bencana luar biasa yang disikapi dengan tanggung jawab menjaga kebersihan dan tidak boleh main-main menyikapinya,” pungkasnya. (adv)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi


Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close