Kesehatan

4 Kiat Jitu Mencegah Si Kecil Tantrum di Tempat Umum

si kecil tantrum
Tantrum terjadi karena anak sulit mengungkapkan apa yang mereka inginkan. (sumber foto: flickr / Francisco Carbajal)

Akurasi.id – Mengajak anak pergi ke luar rumah kerap menjadi tantangan bagi para orangtua. Alasannya karena si kecil bisa tantrum kapan saja, tidak melihat tempat dan situasi. Supaya si kecil tidak tantrum saat berada di luar rumah, Anda bisa mengakalinya dengan beberapa cara.

baca juga: Inilah Penyebab Nyeri Punggung Bawah

Dihimpun dari Hello Sehat, istilah tantrum digunakan ketika anak menangis, merengek, menjerit, menendang, atau memukul. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak usia 1 sampai 3 tahun. Anak yang tantrum umumnya disebabkan oleh rasa kesal, marah, dan frustasi. Bisa juga muncul karena anak merasa lelah, lapar, dan tidak nyaman.

Tindakan agresif tersebut terjadi akibat anak sulit untuk mengungkapkan apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Namun, Anda tidak perlu khawatir dengan hal ini. Seiring bertambahnya usia, kemampuan berbahasa anak akan semakin meningkat. Selain itu, anak juga lebih mampu untuk mengendalikan emosinya. Tentunya hal ini akan membantu anak untuk mengungkapkan keinginan tanpa perlu lagi menangis, merengek, atau menjerit.

Cara mencegah anak tantrum di tempat umum

Tantrum dapat terjadi kapan saja, terutama saat Anda mengajaknya pergi ke luar rumah. Bila sampai terjadi, Anda pasti akan kewalahan untuk menenangkannya. Apalagi, jika amukan anak membuat orang lain di sekitar menjadi terganggu.

Sebelum hal ini terjadi, Anda perlu membekali diri dengan berbagai teknik yang bisa dilakukan. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anak tantrum di tempat umum:

1. Siapkan mainan atau benda lainnya

Menurut National Association of School Psychologists, tantrum pada anak cenderung terjadi ketika ia menghadapi perubahan aktivitas dari yang biasanya dilakukan. Contohnya, anak yang biasanya bermain di siang hari, pada hari itu justru ikut bersama Anda mengunjungi suatu tempat. Kondisi ini nantinya bisa memicu tantrum pada anak.

Perubahan rutinitas tersebut kemungkinan menimbulkan rasa bosan pada si kecil. Dia yang berharap dapat bermain dengan temannya seperti biasa, harus berada di tempat yang dia tidak kenal dan berhadapan dengan orang banyak. Agar si kecil tidak tantrum karena bosan, siapkan mainan, buku bacaan, atau camilan. Benda-benda tersebut dapat mengalihkan perhatian anak dari rasa bosan. Tidak perlu membawa banyak mainan, cukup pilih mainan yang sering dia mainkan dan mudah dibawa ke mana pun.

Cara alternatif lainnya untuk mengurangi kebosanan pada si kecil adalah usahakan tidak menetap di tempat yang sama dalam waktu lama. Contohnya, saat Anda pergi ke mall, ajak si kecil untuk mendatangi area bermain anak atau melihat pertunjukkan yang sedang diselenggarakan di dalam mall.

2. Luangkan waktu untuk istirahat

Cara lain untuk mencegah anak tantrum di tempat umum adalah meluangkan waktu untuk istirahat. Berada di luar rumah dan berhadapan dengan banyak orang, mungkin membuat si kecil lelah.

Sebelum dia tantrum karena kelelahan, pastikan anak memiliki waktu untuk istirahat. Selama berada di luar rumah, si kecil bisa beristirahat dengan digendong. Untuk memastikan, Anda bisa menanyakan padanya, “Adek capek enggak? Mau Ayah gendong?“. Atau bisa juga dengan menidurkannya di stroller.

Anda juga bisa mengenali kelelahannya dengan melihat keaktifan anak. Jika ia mulai terlihat tidak aktif ke sana-kemari, bertanya banyak hal, dan cenderung lebih diam, ini bisa menjadi tanda bahwa si kecil mulai kelelahan dan butuh istirahat.

3. Beri tahu anak transisi kegiatan selama berada di luar

Saat mengajak si kecil pergi ke tempat yang baru di datangi, rasa bosan dapat saja muncul. Terutama pada tempat-tempat yang tidak membuatnya leluasa untuk bergerak. Ia mungkin merengek pada Anda untuk segera pulang ke rumah.

Untuk mencegah anak tantrum di tempat umum, beri tahu ia mengenai kegiatan apa saja yang akan dilakukan selanjutnya. Ini bisa memberi pemahaman pada si kecil bahwa ia tidak akan terjebak di tempat tersebut dalam waktu lama, “Setelah ini, kita cari sepatu buat kamu, ya. Terus pulang, deh.”

4. Beri anak pujian

Mengajak ke luar rumah, mengharuskan si kecil untuk bersikap baik, seperti tidak berlari ke sana kemari, tidak sembarangan berteriak, atau menyentuh benda-benda yang ada di sekitar. Aturan tersebut membuat anak berusaha keras untuk mengendalikan diri.

MAHYUNADI

Usaha yang telah dilakukannya ini perlu Anda berikan pujian, contohnya mengatakan, “Anak mama pintar, ya, bisa duduk tenang begini.” Berikan pujian ini sambil memberikan kontak fisik, seperti mengelus rambut anak, melakukan kontak mata padanya, atau memberinya pelukan singkat.

Memberikan pujian dapat membuat si kecil merasa puas atas usahanya, sehingga dapat mencegahnya merasa kesal, marah, dan kecewa. Sikap seperti ini cukup ampuh mencegah anak tantrum di tempat umum. (*)

Editor: Suci Surya Dewi

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close