Advetorial

42 Tahun Pupuk Kaltim, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Majukan Indonesia

Ketahanan pangan
Direktur Utama Pupuk Kaltim saat melakukan monitoring di gudang Tursina untuk memastikan ketersediaan pupuk terpenuhi hingga mencakup 2/3 wilayah Indonesia. (Dok Humas Pupuk Kaltim)

Akurasi.id, Bontang – Tagline Indonesia Maju menjadi spirit baru Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam menahkodai Indonesia lima tahun ke depan. Tagline ini sebelumnya juga menggema sebagai spirit seluruh bangsa Indonesia dalam memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia, Agustus lalu dengan tema besar “SDM Unggul, Indonesia Maju”.

Sebagai salah satu anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah eksis selama 42 tahun di Nusantara, Pupuk Kaltim turut ambil bagian dalam memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Keberhasilan sektor pertanian di Indonesia tentu tak lepas dari peran PT Pupuk Kalimantan Timur.

Baca juga:Lestarikan Budaya, Pupuk Kaltim Dukung Race Laut Bontang Kuala

Sebagai produsen pupuk urea terbesar di Indonesia, Pupuk Kaltim menjadi garda terdepan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Perusahaan yang juga memproduksi amoniak dan pupuk NPK itu, terus menunjukkan komitmennya dengan berkontribusi aktif terhadap pemenuhan ketersediaan pupuk yang memadai hingga meliputi 2/3 wilayah Indonesia.

Sehingga berdampak pada meningkatnya produktivitas pertanian di berbagai sektor, dan meningkatnya pendapatan perkapita para petani, yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan mereka.

Komitmen Lestarikan Lingkungan hingga Pemberdayaan Masyarakat
Selain dituntut meningkatkan produksi dan kinerja serta pengembangan usaha setiap tahunnya, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia ini juga tak lupa berkomitmen untuk melakukan pelestarian lingkungan secara berkesinambungan. Di antaranya, pelestarian ekosistem laut, penghijauan, reintroduksi, hingga pemberdayaan masyarakat nelayan dan pesisir.

Untuk pelestarian ekosistem di perairan laut Bontang saja, sejak 2009 lalu, Pupuk Kaltim telah melakukan konservasi terumbu buatan sebanyak 4.322, menanam 45.100 mangrove dan merehabilitasi 246.000 mangrove di kawasan HGB 65, sebagai upaya memperbaiki ekosistem laut berkonsep kawasan wisata dan edukasi bagi masyarakat.

Belum lagi soal pemberdayaan kawasan pesisir, Pupuk Kaltim telah memfasilitasi ratusan nelayan dan masyarakat dalam mengembangkan keterampilan usaha melalui pemberdayaan kelompok masyarakat pembuat terumbu buatan di Kelurahan Loktuan, serta pemanfaatan sumber daya laut pada program Creating Shared Value (CSV) Keramba Jaring Apung (KJA) bagi nelayan Tanjung Limau.

“Pupuk Kaltim tak hanya bicara, tapi berbuat secara nyata untuk kelangsungan ekosistem perairan dan lingkungan. Komitmen itu terus dipegang perusahaan,” ucap Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim, Meizar Efendi dikutip dari kaltim.prokal.co.

Sebagai tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, kontribusi Pupuk Kaltim terhadap kemajuan pembangunan infrastruktur maupun SDM di Kaltim khususnya di Bontang juga sudah tak perlu diragukan lagi. Melalui program CSR, berbagai mitra binaan Pupuk Kaltim tumbuh menjadi lembaga yang mandiri dan produktif, serta mampu berdaya saing.

Salah satu hasil CSR unggulan Pupuk Kaltim yang sudah terbukti dan manfaatnya telah banyak dirasakan masyarakat sekitar yaitu, program “Better Living in Malahing”. Selama 20 tahun, Pupuk Kaltim memberikan pembinaan berkala kepada masyarakat yang bermukim di atas perairan laut Kelurahan Tanjung Laut Indah tersebut.

Mulai dari pembenahan kawasan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, hingga penciptaan peluang usaha dengan berbagai keterampilan bagi nelayan dan ibu rumah tangga setempat. Lewat sentuhan tangan dingin Pupuk Kaltim, kini kualitas kehidupan di kampung Malahing semakin meningkat pesat.

Kantongi Segudang Prestasi dan Penghargaan

Ada pepatah mengatakan, “usaha tidak akan pernah menghianati hasil”. Hal inilah yang pas disematkan untuk Pupuk Kaltim. Berkat kerja keras para karyawannya, jalinan kerjasama yang baik antar seluruh stakeholder, serta komitmennya dalam menerapkan prinsip 3P (Planet, People, Profit), mampu mengantarkan Pupuk Kaltim menerima berbagai penghargaan baik di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.

Di antaranya, Proper Nasional peringkat Emas di tahun 2017 dan 2018, serta meraih Proper Daerah (Properda) peringkat Emas sebanyak 4 kali dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Penghargaan ini sekaligus menjadikan Pupuk Kaltim sebagai perusahaan industri pupuk pertama di Indonesia yang meraih peringkat emas.

Dikutip dari berbagai sumber, penghargaan lainnya yang pernah diraih Pupuk Kaltim seperti Indonesia Sustainable Development Goals Award dan Indonesia Green Award. Pupuk Kaltim juga menjadi satu-satunya perusahaan di Indonesia yang meraih SNI Award kategori Platinum dua kali berturut-turut, yaitu pada 2016 dan 2017, dan kategori Grand Platinum (tertinggi) pada 2018 dan 2019.

Tujuh kali penghargaan Industri Hijau juga pernah disabet Pupuk Kaltim. Bahkan dalam skala internasional, Pupuk Kaltim menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikat Protect and Sustain dari International Fertilizer Association (IFA) untuk kategori produk yang tak hanya memiliki kualitas tinggi, tetapi juga aman dan baik bagi konsumen karena ramah lingkungan.

Prestasi membanggakan lainnya, Pupuk Kaltim juga menerapkan kebijakan hemat energi, serta pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Creating Shared Value (CSV) yang meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2019 di Taiwan.

Teranyar, Pupuk Kaltim menyabet penghargaan Platinum (tertinggi) dalam ajang “Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019” yang diselenggarakan oleh The National Center for Sustainability Reporting (NCSR) bekerjasama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioner (ICSP). Penghargaan ini merupakan bentuk kesungguhan Pupuk Kaltim sebagai produsen pupuk yang berperan mendukung kedaulatan pangan nasional.

Dalam menjalankan bisnisnya di lingkungan perusahaan, Pupuk Kaltim juga selalu melakukan berbagai macam inovasi di segala bidang. Inovasi ini bahkan menjadi percontohan bagi instansi atau perusahaan lain. Salah satu indikator suksesnya Pupuk Kaltim dalam berinovasi adalah, dengan diraihnya penghargaan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dari Kementerian Perindustrian RI tahun ini.

Sebagai salah satu anak perusahaan BUMN, Pupuk Kaltim telah kontribusi aktif dalam mendukung Making Indonesia 4.0 sebagai langkah efisiensi sekaligus peningkatan daya saing perusahaan di kancah nasional maupun global.

Berkat inovasi ini, Pupuk Kaltim mampu meningkatkan kinerja secara signifikan khususnya pada tiga tahun terakhir, yang efeknya sangat berdampak pada pencapaian target serta daya saing perusahaan. Penghargaan ini juga mengantarkan Pupuk Kaltim sebagai salah satu Industry Leader tanah air dan satu-satunya perusahaan pupuk di Indonesia yang meraih predikat World Class Company.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan kinerja dengan lebih baik. Perlu dukungan teknologi yang sejalan dengan konsep digitalisasi industri 4.0 untuk mempermudah kinerja perusahaan,” papar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman dikutip dari wartaekonomi.co.id.

Meski keberadaan pabriknya berada di Bontang yang merupakan salah satu kota kecil di Kalimantan Timur, namun eksistensi dan kontribusi Pupuk Kaltim tidak hanya dirasakan masyarakat Bumi Etam, namun juga berdampak besar pada meningkanya perekonomian nasional. 42 tahun sudah Pupuk Kaltim berkiprah untuk negeri. Memberikan yang terbaik untuk memajukan bangsa dan negara. (*)

Penulis: Bambang
Editor: Dirhanuddin

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close