HeadlineIsu Terkini

5 Hari Jelang Penutupan, Pelamar CPNS Kaltim Tembus 4.833 Orang, 1.344 Sudah Serahkan Berkas

cpns kaltim
Hingga Sabtu (23/11/19) sudah ada ribuan orang melamar CPNS di Kaltim. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Pembukaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) selalu menjadi magnet yang begitu kuat. Buktinya, sejak seleksi abdi negara itu dibuka pada 20 Oktober 2019, sudah ada 4.833 orang warga Kaltim yang melakukan pendaftaran di website Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim hingga Sabtu (23/11/19) sore, dari 4.833 orang yang melakukan pendaftaran dan registrasi secara online, tercatat baru ada 1.344 pelamar yang mengembalikan berkas. Adapun untuk kuota CPNS yang didapatkan Pemerintah Kaltim pada 2019 ini hanya sebanyak 368 formasi.

Baca Juga: Sungai Perak di Kubar Diduga Tercemar Limbah Perusahaan, Puluhan Ribu Ikan Ditemukan Mati, Dua Desa Ikut Terancam

Merujuk PermenPAN-RB 735 tahun 2019 tentang Seleksi Penerimaan CPNS, terdapat tiga formasi yang dibuka pada tahun ini, yakni formasi pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. Untuk formasi pendidikan disediakan kuota sebanyak 259, kesehatan 71, dan tenaga teknis 45. Sedangkan untuk disabilitas, BKN menyediakan 9 kuota.

Kepala BKD Kaltim Ardiningsih mengatakan, penyampaian resmi atas pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS pada tahun ini memang baru dapat disampaikan secara resmi pada November ini. Lantaran, sebelumnya dia harus melalukan proses verifikasi terhadap kuota CPNS yang diterima Kaltim kepada BKN.

“Kami memang baru dapat mengekspos proses seleksi CPNS ini karena sebelumnya kami menunggu hasil verifikasi dari BKN,” kata dia dalam jumpa persnya di kantor BKD Kaltim, Jalan M Yamin, Samarinda, Sabtu (23/11/19) sore.

Seleksi penerimaan CPNS ini sendiri telah dibuka dari 28 Oktober dan akan ditutup pada 28 November 2019. Artinya, masih tersisa 5 hari lagi bagi para pelamar melakukan pendaftaran secara online di website sscasn.bkn.go.id. Ardiningsih memperkirakan, jumlah mereka yang melamar CPNS masih akan
“Jumlah pendaftar kemungkinan besar masih akan terus bertambah. Sampai penutupan nanti mungkin bisa sampai 7-10 ribu pelamar,” ujarnya.

Sistem Seleksi CPNS Masih Sama

cpns kaltim
Tampak para pegawai BKD Kaltim melakukan memasukkan data pelamar CPNS 2019. (Dirhan/Akurasi.id)

Pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS pada tahun ini tidak akan berbeda jauh dengan 2018 lalu. Di mana, pendaftaran dilakukan secara online, dilanjutkan dengan proses seleksi berkas. Setelahnya akan dilaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dijadwalkan pada Februari 2020. Mekanismenya pun sama yakni menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Kemudian pada Maret 2020, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Masih kepada awak media, Ardiningsih sedikit menyampaikan kekhawatirannya atas pelaksanaan seleksi CPNS tahun ini. Menurut dia, waktu pelaksanaan penerimaan CPNS tahun ini terbilang cukup mepet. Karena dilakukan menjelang akhir tahun.

Pada waktu yang bersamaan, sambung perempuan berkacamata itu, BKD Kaltim juga memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Artinya, konsentrasi pegawai yang dimiliki BKD Kaltim kemungkinan besar bakal terpecah. Sehingga muncul kekhawatiran pelaksanaan seleksi CPNS tahun ini tidak akan begitu maksimal.

Pada seleksi CPNS tahun lalu, pelaksanaan pendaftaran hingga seleksi berkas sudah selesai dilakukan pada Desember 2018. Di sisi lain, dari alokasi pendanaan penerimaan CPNS juga bisa dilakukan lebih awal. Karena bertepatan dengan penyusunan APBD. Kendati demikian, karena seleksi CPNS itu sudah diputuskan pusat, BKD akan mencoba memaksimalkan waktu dan SDM yang tersedia.

“Pelaksanaan CPNS ini memang agak di pojok tahun. Tetapi karena kegiatan ini sifatnya nasional, ya mau enggak mau, suka tidak suka, kami harus siap dan mengikutinya. Kami akan berusaha membagi SDM yang kami punya,” imbuhnya.

Walau Minim Peminat, Penyandang Disabilitas Tetap Dapat Kuota Khusus

cpns kaltim
Para pegawai BKD Kaltim terlihat sibuk bekerja mengecek data pelamar CPNS yang sudah masuk. (Dirhan/Akurasi.id)

Kuota CPNS yang didapatkan Pemerintah Kaltim pada tahun ini bisa dikatakan sedikit lebih banyak. Pada 2018 lalu, Kaltim memperoleh 328 kuota. Sementara pada tahun sebanyak 368 kuota atau bertambah 40 kuota. Dari sisi formasi pun hampir sama.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris BKD Kaltim Nina Dewi mengatakan, pada tahun lalu, untuk formasi umum yang berisikan tenaga pendidik, kesehatan, dan tenaga teknis sebanyak 313 kuota. Kemudian untuk jalur khusus ada disabilitas 6 kuota dan pelamar berprestasi dengan raihan cumlaude 9 kuota.

Namun yang disayangkan, dari formasi yang dibuka ketika itu, hampir tidak ada satu pun pelamar yang mendaftar untuk jalur disabilitas dan cumlaude. Kendati demikian, pada tahun ini, BKD Kaltim tetap meminta jatah untuk formasi tersebut. Dengan harapan, akan ada mereka yang melamar di formasi tersebut.

“Tahun lalu tidak ada yang mengajukan lamaran. Sempat ada satu yang menyampaikan lamaran, cuman tidak memenuhi berkas. Makanya kami cukup menyayangkan,” katanya.

Dia menerangkan, pemberian formasi disabilitas sudah menjadi amanat undang-undang. Jika pada 2018 lalu kuota disabilitas hanya 2 persen, maka pada tahun ini dinaikkan menjadi 3 persen. Harapannya, para disabilitas bisa memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan tersebut.

“Karena amanat undang-undang, kami tidak mau sampai disabilitas tidak mendapatkan kesempatan. Walau tahun lalu memang tidak ada yang memenuhi syarat.

Nina juga mendorong, bagi disabilitas yang memiliki kemampuan khusus, baik di bidang kesehatan, olahraga, dan bidang lainnya untuk ikut mencoba masuk di formasi umum. Misalnya di formasi pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis.

“Nanti tinggal meminta keterangan layak dari pemerintah. Kami akan menyiapkan agar pelamar masuk di formasi umum,”
Walau begitu, untuk proses pendaftaran masih tetap sama, melalui website sscasn.bkn.go.id. Sebab, BKD Kaltim tidak menerima pendaftaran langsung.

“Sampai dengan saat ini belum ada disabilitas yang mengajukan lamaran. Kami berharap ada yang melamar di formasi ini. Semoga terisi. Tidak lagi kosong seperti tahun lalu,” tandasnya. (*)

Penulis: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks