Isu Terkini

6 Pasien Covid-19 Samarinda Sembuh, Sisa 13 Kasus Positif Lagi

6 pasien covid-19 samarinda sembuh
Ilustrasi. (ist)

Akurasi.id, Samarinda – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samarinda kembali mengumumkan kabar baik. Terhitung beberapa pekan terakhir tercatat jumlah pasien sembuh asal Samarinda terus meningkat. Terbaru, sebanyak 6 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, Kamis (21/5/20).

baca juga: Kabar Baik, 10 Pasien Positif di Kaltim Dinyatakan Sembuh Usai Swab 2 Kali

Sepekan terakhir, jumlah pasien sembuh mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari pantauan media ini, data pada 14-21 Mei kasus pasien sembuh bertambah sebanyak 16 kasus.

Sedangkan untuk penambahan kasus terkonfirmasi positif sejak sepekan terakhir semakin berkurang. Dari data 14-21 Mei penambahan kasus positif di Samarinda hanya berjumlah 5 kasus. Patut diapresiasi, melihat daerah lain di Kaltim dengan penambahan positif masih cukup banyak. Bahkan terdapat kasus transmisi lokal.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismed Kosasih mengatakan perkembangan kasus virus Corona di Samarinda terbilang cukup aman. Pasalnya kini jumlah kasus sembuh lebih banyak ketimbang kasus terkonfirmasi positif. Dirinya berharap tidak ada lagi penambahan kasus positif di Samarinda.

“Alhamdulillah tambah 6 kasus sembuh hari ini, artinya kita telah melewati puncak pandemi,” ucapnya kepada awak media.

Ismed menambahkan, saat ini jumlah kasus sembuh berjumlah 25 kasus. Sedangkan pasien positif yang masih di rawat di rumah sakit berjumlah 13 kasus. Dia berharap masyarakat Samarinda tetap mematuhi anjuran untuk tetap di rumah saja dan menghindari kegiatan berkumpul. Hal tersebut merupakan cara terbaik dalam mendukung tenaga kesehatan (nakes) dan pemerintah untuk menangani pencegahan penyebaran virus Corona.

“Semoga di Samarinda tidak ada lagi penambahan kasus positif dan mereka yang positif segera cepat sembuh,” harap Ismed.

Upaya lain pun dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samarinda. Di mana saat ini tengah berupaya melakukan tracing sejak dini dengan mengadakan rapid test secara gratis kepada masyarakat Kota Tepian –sebutan Samarinda-.

“Deteksi dini itu kuncinya, baik ketika berjalan ke puncak atau melewati puncak. Karena semakin dini kita screening dan deteksi dini, semakin cepat kita mengelolanya. Artinya semakin terhindar dari kasus-kasus yang parah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close