Corak

Akseleran Primadona Baru Fintech di Samarinda, Awal Tahun Catatkan Nilai Investasi Ratusan Juta

(Dari kiri) Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, Rimba Laut dan Senior Vice President Retail Sales Akseleran Eben Napitupulu menunjukan aplikasi Akseleran. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Transaksi peer to peer (P2P) lending atau financial technology (fintech) lending di Kaltim menunjukan tren yang cukup positif. Di antara fintech yang dirasakan tumbuh cukup baik dalam setahun terakhir di Kaltim yakni P2P Lending Akseleran.

Salah satu wujud eksistensi Akselera di bidang bisnis tersebut yakni dengan hadir dalam acara Fintech Exhibition Samarinda 2019. Di acara itu, Akseleran berupaya mendekatkan produk layanannya kepada masyarakat setempat agar semakin digemari.

Bukti tumbuh positifnya Akseleran di Kota Tepian –sebutan Samarinda- dapat dilihat dari pertumbuhan investasi mereka. Contohnya, pada semester pertama 2019, pertumbuhan nilai investasi Akseleran lebih dari 40 kali lipat dibandingkan medio yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 500 juta.

Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, Rimba Laut mengatakan, pertumbuhan Akseleran yang cukup baik di Samarinda mempertegas sudah mulai mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat. Samarinda menjadi kota kedua dengan nilai investasi yang cukup besar setelah Balikpapan.

Pertumbuhan investasi yang cukup baik di Samarinda pada semester pertama, lanjut dia, semakin meyakinkan pihaknya kalau investasi Akseleran di Kota Tepian akan terus tumbuh. Tidak menutup kemungkinan sampai akhir 2019, nilai investasinya bisa tumbuh dua hingga tiga kali lipat.

“Secara kumulatif hingga semester pertama ini Kaltim menempati top 10 provinsi dengan nilai investasi terbesar Akseleran di seluruh Indonesia. Adapun Samarinda memberikan kontribusi sekitar 15 persen terhadap total nilai investasi tersebut, di mana pertumbuhan ini seiring dengan semakin digemarinya Akseleran sebagai alternatif investasi di luar layanan keuangan konvensional yang aman, mudah, dan menguntungkan,” tutur Rimba.

Pada event Fintech Exhibition Samarinda 2019 yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Akseleran diharapkan mampu memberikan pengenalan yang semakin dalam kepada masyarakat Samarinda terhadap produk layanan fintech P2P lending legal seperti Akseleran.

“Akseleran hadir untuk mendukung program OJK dan AFPI untuk terus mengedukasi sekaligus berjumpa dengan para penggunanya yang terus bertambah hingga mencapai ratusan orang,” cakapnya.

Akseleran Tidak  Hanya Kuat di Jawa

Pertumbuhan Akseleran yang cukup signifikan di Samarinda dan Balikpapan menjadi cermin kalau Akseleran tidak hanya kuat di Pulau Jawa, melainkan juga sudah merambah ke pasar luar Pulau Jawa. Contohnya, nilai investasi terbesar per lender di Samarinda mencapai Rp700-800 juta, dengan rata-rata nilai investasi keseluruhannya di Kota Tepian berkisaran antara Rp 20-30 juta per lender.

“Di Akseleran mulai dari Rp 100 ribu setiap orang yang memiliki KTP dan akun rekening bank pribadi dapat menjadi pemberi dana pinjaman (lender),” ungkap Senior Vice President Retail Sales Akseleran Eben Napitupulu.

“Kemudahan lainnya yang kami berikan, setiap calon lender tinggal mengunduh aplikasi Akseleran baik dari Play Store maupun dari App Store, kemudian mengisi data pribadi sesuai yang diminta di aplikasi. Khusus Samarinda kami berikan kode promosi SAMARINDA100 sehingga setiap orang yang menggunakan kode tersebut otomatis mendapatkan saldo gratis sebesar Rp100 ribu,” sambung dia.

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (2 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close