Advetorial

Akses Masuk Lingkungan Badak LNG Diperketat, Ini Alasannya

lingkungan badak lng
Akses masuk Badak LNG diperketat cegah penyebaran Covid-19. (Humas Badak LNG)

Akurasi.id, Bontang – Status waspada tinggi terhadap penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mulai diterapkan di lingkungan Badak LNG. Langkah yang telah disepakati manajemen Badak LNG ini berlaku mulai 25 Maret sampai 7 April mendatang.

baca juga: Antisipasi Masuknya Virus Corona, Badak LNG Gelar Exercise di TUKS

Keputusan tersebut merupakan langkah upaya dalam mendukung program pemerintah dalam mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona.

“Kebijakan ini kami ambil dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 atau Virus Corona di lingkungan Badak LNG,” ungkap Yuli Gunawan, Senior Manager, Corporate Communication Badak LNG, Selasa (24/3/20).

Sejak 16 Maret 2020 lalu, kata Yuli, berbagai upaya telah dilaksanakan pihak perusahaan dalam meningkatkan kewaspadaan penyebaran virus corona di lingkungan Badak LNG. Di antaranya melaksanakan Work From Home (WFH) bagi pekerja dan mitra kerja. Hal ini tidak berlaku bagi pekerja terkait dengan proses produksi, safety dan kewajiban secara legal.

Selain itu, karantina mandiri atau self quarantine juga diterapkan bagi para pekerja maupun mitra kerja selama 14 hari. Selain itu diberlakukannya penutupan sementara fasilitas umum, rekreasi, dan olahraga yang berada di lingkungan Badak LNG.

“Serta tidak diperkenankan untuk menggunakan fasilitas tersebut untuk berkumpul dan mengadakan keramaian,” katanya.

lingkungan badak lng
Sejak diberlakukan social distancing cegah Covid-19, lingkungan Badak LNG sepi. (Humas Badak LNG)

Antisipasi lainnya juga dilakukan dengan menunda seluruh kegiatan perusahaan, yayasan, Persatuan Wanita Patra (PWP), dan Badan Pembina Olahraga (Bapor). Serta kegiatan pribadi yang melibatkan pekerja, mitra kerja, dan keluarga termasuk kegiatan lainnya yang tidak mendesak dan penting sementara tidak dilakukan.

“Pekerja, mitra kerja dan keluarga yang baru datang dari luar kota juga diimbau membatasi interaksi selama 14 hari, melakukan self-assessment kondisi kesehatannya serta memeriksakan diri ke rumah sakit apabila mengalami gejala demam, pilek, batuk, dan sesak nafas.” tambah Yuli.

Mengingat jumlah pasien yang terjangkit Virus Corona meningkat setiap harinya, maka Badak LNG menerapkan Status ‘Waspada Tinggi’ mulai 25 Maret.  Yuli mengatakan ke depan akan ada pembatasan akses masuk dan keluar kompleks bagi pekerja, mitra kerja, dan keluarga. Serta pihak ketiga baik perorangan maupun rombongan ke lingkungan Badak LNG juga diberlakukan hal yang sama.

Mewakili manajemen Badak LNG, Yuli mengharapkan kerja sama dan dukungan dari pekerja, mitra kerja, dan keluarga maupun masyarakat agar kewaspadaan dan penanganan kasus virus corona berjalan dengan optimal. Sehingga dapat tetap terhindar dari penyebaran virus tersebut.

“Kami memohon maaf dan sekaligus meminta pengertiannya kepada masyarakat dengan adanya berbagai upaya pencegahan virus corona di Badak LNG, seperti pembatasan akses masuk dan keluar kompleks perusahaan. Semua keputusan yang diambil tentunya untuk kebaikan kita bersama,” pungkasnya. (adv)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi


Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks