Hard News

Alami Serangan Jantung saat Bertugas Malam, Petugas ini Meninggal Dunia

Alami Serangan Jantung saat Bertugas Malam, Petugas ini Meninggal Dunia
Jenazah Rudi Tene saat dimandikan di RSU Kudungga Sangatta. (Istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Kabar duka datang dari petugas jaga pos pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2019 di Kutai Timur (Kutim). Pasalnya, salah satu anggota Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) Rudi Tene (51) dinyatakan meninggal dunia.

Almarhum berpulang ke hadirat Tuhan saat bertugas di pos terpadu yang berlokasi di samping Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) di Jalan Yos Sudarso 2, Desa Sangatta Utara, Kutim.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Rismawan melalui Kasat Lantas AKP Eko Budi mengungkapkan, Rudi yang ditemukan tak bernyawa oleh rekannya, sebelumnya sudah tidur. Namun pada pukul 03.00 Wita, dia dibangunkan untuk sahur.

Rudi pun terbangun sebentar. Setelah itu, dia tertidur kembali. Saat dibangunkan, Rudi mengalami kejang-kejang hingga menghembuskan nafas terakhir. “Sekitar pukul 03.30 Wita, korban kejang-kejang dan tidak sadarkan diri,” ungkapnya, Senin (3/6/19).

Eko menyebut, saat dilakukan pemeriksaan pada nadi dan nafasnya, korban yang beralamat di Gang Belibis, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara ini, sudah dalam kondisi tak bernyawa.

“Korban kemudian dilarikan ke RS [rumah sakit]. Dari hasil diagnosa dokter, korban meninggal karena jantung,” jelasnya.

Alami Serangan Jantung saat Bertugas Malam, Petugas ini Meninggal Dunia
Rudi Tene dimakamkan di Pemakaman Umum Silvaduta, Sangatta Selatan. (Istimewa)

Berhubung korban hanya sebatang kara, tak memiliki sanak keluarga di Sangatta, dia diantar ke kediamannya. Proses pemakaman dilakukan di Silvaduta, Sangatta Selatan.

“Korban tidak memiliki keluarga. Hanya sebatang kara di Sangatta. Jadi langsung dilaksanakan pemakaman,” tuturnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (1 Review)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close