Hard NewsHeadline

Anak yang Tenggelam di Sungai Sangatta Ditemukan Tak Bernyawa

Anak yang Tenggelam di Sungai Sangatta Ditemukan Tak Bernyawa
Munadjie. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Sejak semalam, setelah kabar terceburnya Wahyu (6) di Sungai Masabang, warga sudah berdatangan ke rumah Sudar (33) di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim). Mereka berbondong-bondong datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.

Tak sedikit pula warga yang mengadakan pengajian di rumah Sudar. Mereka ramai-ramai melantunkan ayat suci Alquran. Warga berharap dengan lantunan bait-bait suci Tuhan, dapat menenangkan hati Sudar dan Sri.

Baca Juga : Motor Penumpang Ponton Terjun ke Sungai, Bocah Enam Tahun Tenggelam

Wajah kedua orang tua Wahyu itu nampak sendu. Keduanya tak kuasa menerima kenyataan anaknya yang tenggalam di sungai saat menumpang di ponton dari Sanggata Utara menuju Sangatta Selatan.

Meski kabar tenggelamnya Wahyu sudah tersiar di publik, hingga kemarin, anak berumur enam tahun itu belum ditemukan. Padahal tim gabungan dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas), TNI, Polri, dan warga telah bahu-membahu menyisir sungai untuk mencari Wahyu.

Anak yang Tenggelam di Sungai Sangatta Ditemukan Tak Bernyawa
Sebelum jenazah korban ditemukan, tim gabungan terus menyisir sungai. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Hari ini, setelah berulang kali anak malang itu dicari oleh tim gabungan, dia ditemukan oleh para pemancing di lokasi sejauh 400 meter dari tempat tenggelamnya Wahyu. “Sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Tim Rescue Basarnas Kutim, Munadjie, Jumat (5/7/19).

Kata dia, setelah jasad korban ditemukan dan diangkat dari sungai, Basarnas beserta tim gabungan memutuskan untuk membubarkan diri. Pihaknya menyerahkan proses selanjutnya pada aparat kepolisian dan keluarga Wahyu.

“Dengan ditemukannya korban atas nama Wahyu, operasi Basarnas terhadap satu orang yang dilaporkan hilang dan tenggelam ini dinyatakan selesai,” ucapnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sangatta Utara, Iptu Slamet Riyadi, membenarkan jasad Wahyu telah ditemukan. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk kepentingan visum.

“Setelah itu, jenazahnya akan dikirim ke rumah duka,” ungkapnya kepada awak media.

Diketahui, satu keluarga yang menumpang ponton tercebur ke sungai bersama motor yang dikendarainya. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (4/7/19) sekira pukul 08.00 Wita.

Para korban tercebur bersama motor Yamaha Jupiter KT 2379 RH yang dikendarai kepala keluarga bernama Sudar. Saat mengendarai motor, dia duduk di tengah sebagai pengemudi. Ia membonceng Sri dan Wahyu. Ketiganya hendak menuju Sangatta Selatan. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (8 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close