Isu Terkini

Angka ODP Corona Terus Bertambah, Kaltim Hanya Kebagian 2.000 APD dari Pusat

2.000 apd
Dalam penangganan Covid-19, Pemerintah Kaltim kebagian 2.000 APD dari pemerintah pusat. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Dalam upaya pencegahan terhadap wabah virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kaltim juga ikut kebagian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dari pemerintah pusat. Pada pembagian itu, Pemerintah Kaltim mendapatkan sebanyak 2.000 APD. Bantuan itu terdiri dari baju cover all, masker bedah, dan satu APD.

baca juga: Rp 12 Juta Melayang Tertipu Masker Online, Kisah Pilu RSAB Hadapi Covid-19

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, terhitung sejak tanggal 14-26 Maret 2020, Pemerintah Kaltim mendapatkan bantuan sekitar 2.000 lebih APD pemerintah pusat. Bantuan itu diserahkan kepada Dinkes Kaltim selaku instansi yang menanggani langsung virus corona.

“Pada tanggal 14 Maret, kami menerima 30 set APD. Kemudian pada 24 Maret, kami menerima tambahan 60 set APD, 250 baju cover all, dan masker bedah 120 boks. Lalu pada 25 Maret, kami menerima 2.000 APD, serta 26 Maret menerima RDT Covid-19 sebanyak 120 boks,” jelasnya.

Andi menyampaikan, nantinya bantuan APD tersebut akan didistribusikan oleh Gugus Tugas Penangulanagan Covid-19 Provinsi Kaltim kepada beberapa rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan virus corona.

“Saat ini kami sedang menghitung-hitung berapa kiranya jumlah yang harus kami bagi per daerah. Sebab jumlah pasien positif, PDP (pasien dalam pengawasan) dan OPD (orang dalam pemantauan) di setiap daerah berbeda-beda,” tuturnya.

Melihat jumlah pasien virus corona yang semakin bertambah setiap harinya, Andi juga masih belum memastikan jumlah tersebut cukup atau tidak untuk kebutuhan penanganan virus corona di Kaltim.

“Saat ini kami hanya berfokus kepada para medis garda terdepan dalam penanagan virus corona dan pasein PDP di beberapa daerah,” tandasnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Perlu untuk diketahui, pasien positif corona di Kaltim saat ini berjumlah 11 orang. PDP sebanyak 65 kasus. Tambahan satu-satunya PDP per tanggal 26 Maret 2020 ini, hanya terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Adapun jumlah pasien PDP di Kaltim yang bersetatus negatif berjumlah 31 kasus. Dan pasien yang masih dalam proses atau menunggu hasil laboratorium sebanyak 23 kasus.

Sedangkan untuk ODP hingga 26 Maret 2020 ini, sudah berjumlah sebanyak 2.063 kasus atau bertambah 157 kasus jika dibandingkan data per tanggal 25 Maret 2020 yang berjumlah 1.906 kasus. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin



Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close