Hard News

Antrean Solar Mengular

Antrean Solar Mengular
Antrean solar di SPBU Kopkar PKT memanjang hingga beberapa kilometer. Antrean panjang ini diduga karena banyaknya truk dari luar daerah yang mengisi solar di SPBU Ini. (Yusva Alam/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Antrean solar di SPBU Kopkar PKT masih terus terjadi hingga Selasa (5/3/19). Deretan truk dan mobil berbahan bakar solar itu sudah lebih dari sepekan terlihat di Jalan Brigjend Katamso.

Antrean terpantau di SPBU hingga Sekolah Yabis. Para supir menganggap antrean ini lumrah. Alasannya, antrean di daerah lain jauh lebih panjang.

Sejumlah supir truk memilih mengantre di SPBU Kopkar PKT karena adanya kepastian persediaan solar. Walaupun para sopir harus mengantre berjam-jam. Dibandingkan dengan Sangatta, sopir mengantre dalam deretan yang panjang namun stok solar tidak tersedia.

“Di Sangatta sulit sekali cari solar. Makanya saya cari yang pasti-pasti aja di SPBU Kopkar ini,” ujar supir truk PT Purana, Herman.

Supir yang memiliki wilayah operasi di Bontang dan Sangatta ini kerap mengisi solar saat berada di Bontang. Ketika menuju Sangatta, dirinya tidak kesulitan mencari bahan bakar untuk kendaraannya.

Rudi, supir truk CV Limbang Jenne, mengakui hal yang sama. Dia lebih mudah mencari solar di Bontang ketimbang di daerah lain. Dia pernah mengantre solar di SPBU Kopkar sepanjang Klinik Satelit PKT di Kilometer 6.

“Di Samarinda, antrean bisa dua kali lipat (dibanding) di Bontang,” beber Rudi.

Begitupula pengakuan dari Rutna. Supir yang beroperasi di wilayah Bontang dan Samarinda ini lebih memilih mencari solar di Bontang. Dia rela berangkat pukul 02.00 Wita demi mengantre solar di SPBU Kopkar PKT.

“Sampai di Bontang jam 5 pagi. Saya sudah bisa mulai ngantre,” ungkapnya.

Antrean Solar Mengular
Papan pemberitahuan dari SPBU Kopkar PKT memperlihatkan stok bahan bakar yang tersedia. (Yusva Alam/Akurasi.id)

Serbuan Truk Luar Kota Penyebab Antrean Panjang

Pihak SPBU Kopkar PKT tak dapat memastikan penyebab antrean panjang yang berlangsung hingga sepekan ini. Biasanya, paling lama antrean solar hanya sekira 3 hari.

Jatah solar di SPBU tersebut tak pernah dikurangi. Justru terus ditambah. SPBU Kopkar PKT tidak pernah berhenti mengisi tangki penampungan solar. Hampir setiap hari jatah solar terus didatangkan dari PT Pertamina.

Pihak SPBU beralasan, kondisi ini terjadi karena banyaknya permintaan solar. Hal itu terlihat dari memanjangnya antrean truk dari luar Bontang yang mengisi solar.

“Coba lihat. Banyak juga truk-truk antre yang plat nomor luar. Dari Samarinda, Sangatta, dan Balikpapan,” kata Manajer SPBU Kopkar PKT, Mardi Hidayat. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (3 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close