DPRD Kaltim

Bahas Masalah Ketenagakerjaan, Komisi IV DPRD Kaltim Agendakan Kunker ke Perusahaan Pertambangan

pertambangan
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menjadwalkan bertandang ke sejumlah perusahaan tambang membahas persoalan ketenagakerjaan. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Langkah perusahaan pertambangan batu bara yang mewacanakan melakukan efisiensi besar-besaran terhadap karyawannya membuat Komisi IV DPRD Kaltim ikut bersikap. Para wakil rakyat yang tergabung di komisi itu berencana akan menggelar pertemuan dengan semua perusahaan pertambangan membahas persoalan tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub mengatakan, rencana pertemuan atau kunjungan kerja (kunker) itu sekaligus menyikapi arahan Ketua Dewan Makmur HAPK. Pertemuan itu akan diagendakan selambat-lambatnya sebelum akhir bulan November ini.

Baca Juga: Pimpinan Dewan Restui Interpelasi, Samsun: Hanya Mempertanyakan Sikap Gubernur, Bukan Pemakzulan

“Selain membahas masalah itu dengan perusahaan, nanti kami akan meminta agar pemerintah daerah dan dinas terkait membuat instruksi agar semua perusahaan semaksimal mungkin menghindari merumahkan karyawan, apalagi sampai PHK,” kata dia, Rabu (6/11/19).

Logo dprd Kaltim

Tidak hanya itu, Komisi IV juga bakal meminta agar gubernur selaku pemangku kebijakan tertinggi di Kaltim untuk membuat instruksi serupa. Karena jika PHK dan ada ratusan karyawan yang dirumahkan besar-besaran tentunya akan membawa banyak dampak.

“Saya kira, dengan gejala yang sudah ada supaya gubernur dan wakil gubernur segera menyampaikan imbauan kepada semua perusahaan agar menghindari merumahkan karyawan,” katanya.

Selain menyampaikan imbauan, Pemerintah Kaltim dinilai perlu memberikan insentif kepada perusahaan agar menghindari merumahkan dan mem-PHK karyawan. Misalnya dengan membebaskan biaya pengurusan izin usaha pertambangan (IUP). Agar perusahaan tetap bisa jalan dan eksis.

“Kita semua berharap ada kebijakan agar tidak ada perusahaan yang merumahkan karyawannya. Dari pemerintah harus memberikan insentif baru agar perusahaan tidak melakukan itu,” sarannya.

Rencananya, kegiatan road show ke perusahaan pertambangan akan dilakukan Komisi IV bersama Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK. Utamanya di daerah yang banyak bertumpu pada sektor pertambangan. Misalnya di Bontang, Kutim, Berau, dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Dalam setahun terakhir, diketahui sudah ada sejumlah perusahaan yang mengambil ancang-ancang melakukan efisiensi terhadap karyawan yang mereka miliki. Hal itu sebagai imbas dari harga jual batu bara yang tidak kunjung stabil. Kebanyakan dari perusahaan yang ingin melakukan efisiensi itu terdapat di Kutim dan Berau. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Dirhanuddin

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close