HeadlineIsu Terkini

Banjir Rob Bontang Kuala Menggenangi Akses Jalan Masuk

Banjir Rob Bontang Kuala Menggenangi Akses Jalan Masuk
Banjir rob Bontang Kuala, beginilah suasana pengunjung yang nekat melewati genangan air asin. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Banjir rob Bontang Kuala menggenangi akses jalan masuk. Alhasil para pedagang di sepanjang jalan Bontang Kuala terkena dampaknya lantaran tidak bisa berjualan.

Akurasi.id, Bontang – Banjir rob kembali menggenangi sepanjang jalan masuk kawasan wisata Bontang Kuala, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Hanya Sempat Selamatkan Ijazah, Rijal: Kerugian Saya Capai Rp1.5 Miliar

Genangan air asin itu mencapai ketinggian lutut orang dewasa. Sehingga membuat akses jalan ke Bontang Kuala terhambat. Terlebih pemukiman di atas laut itu menjadi salah satu destinasi wisata bagi warga Kota Taman – sebutan Bontang-.

Pantauan Akurasi.id, banyak kendaraan roda dua yang mengalami hambatan. Bahkan beberapa sepeda motor mogok saat mencoba nekat melewati genangan air asin.

Salah satu pengunjung, Dampo Awang menjelaskan kondisi ini sering terjadi apabila kondisi air laut pasang. Tetapi, warga Tanjung Laut ini menuturkan banjir kali ini cukup parah selama 2 hari ini.

Untuk banjir setiap air pasang pasti naik, hanya saja ini terparah selama 2 hari ini,” jelas laki-laki berumur 43 tahun itu.

Tak hanya pengunjung saja yang kesulitan melewati genangan banjir. Para pedagang yang bermukim di sepanjang trotoar pun mengalami kerugian.

Salah satu pedagang trotoar Bontang Kuala, Novi misalnya. Dia mengatakan pasangnya air laut di Bontang Kuala sudah biasa terjadi. Namun, tidak sampai separah seperti saat ini. Biasanya air pasang hanya setinggi mata kaki. Kali ini banjir naik ke atas trotoar.

“Baru kemarin dan hari ini banjir cukup besar, cukup merugikan karena sekarang kan lagi weekend, biasanya ramai. Cuma karena banjir jadi pengunjung sepi,” ucap perempuan berusia 22 tahun ini.

Warga Kelurahan Tanjung Laut Indah ini pun menjelaskan, akibat dari banjir tersebut banyak sampah yang berserakan di pinggir jalan. Banyak potongan ranting dan kayu tergenang. Sehingga membuat para pelaku usaha di trotoar Bontang Kuala banyak terkena dampak.

Baca Juga  PBB dan BPHTB Perusahaan Penyumbang Terbesar di Kota Bontang

“Banyak kayu yang ikut terangkat, sampah pun banyak berserakan di pinggir jalan,” keluhnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks