Headline

Banjir Rob Pulau Gusung Membuat Jembatan dan Rumah Warga Rusak

Banjir Rob Pulau Gusung Membuat  Jembatan dan Rumah Warga Rusak
Banjir rob Pulau Gusung mengakibatkan jembatan utama rusak. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Banjir rob Pulau Gusung membuat jembatan dan rumah warga rusak. Warga pun diimbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman di daerah daratan kota.

Akurasi.id, Bontang – Banjir rob parah akibat air laut pasang terjadi di Pulau Gusung, Kelurahan Guntung Bontang Utara, sejak Minggu (18/10/2020) lalu.

Banjir rob tersebut hampir menenggelamkan Pulau Gusung tersebut. Lantaran tinggi airnya mencapai lutut orang dewasa. Akibatnya akses jembatan utama dan sekira 2 rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

Baca juga: Banjir Rob Bontang Kuala Menggenangi Akses Jalan Masuk

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani telah mengimbau untuk warga Pulau Gusung agar segera mengungsi ke darat (wilayah kota). Mengingat air laut yang semakin tinggi.

“Kami sudah koordinasi dengan camat dan lurah, warga di Pulau Gusung sekiranya segera mengungsi ke darat, karena air pasang akan lebih tinggi malam ini,” ungkap Ahmad Yani saat diwawancarai Akurasi.id, Senin (19/10/2020).

Ketua RT 3 di Pulau Gusung Kelurahan Guntung Udin Jainuddin menjelaskan, bahwa sebelumnya dia mendapatkan informasi dari BPBD Bontang melalui kelurahan Guntung. Bahwasanya kondisi air laut yang buruk, warga Pulau Gusung diimbau untuk evakuasi ke darat.

Banjir Rob Pulau Gusung Membuat  Jembatan dan Rumah Warga Rusak
Banjir rob Pulau Gusung, Ketua RT 3 Udin Jainuddin terus mengawasi kondisi wilayahnya. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

“Jika nanti malam kondisi banjir cukup parah, warga Gusung segera ke darat. Ada yang ke rumah keluarga, ada beberapa yang direncanakan mengungsi di Bontang Utara,” jelas Udin.

Udin juga berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, agar lebih memerhatikan kondisi yang ada di Pulau Gusung. Apalagi banjir rob sering terjadi di daerah tersebut.

“Besar harapan saya untuk Pemkot Bontang memberikan bantuan yaitu membangun turap, karena tanah dipinggiran Pulau Gusung ini semakin lama semakin habis karena abrasi,” ucap laki-laki berusia 53 tahun itu.

Baca Juga  Komisi III DPRD Bontang Prioritaskan Anggaran 2021 untuk Penanggulangan Banjir dan Perbaikan Jalan

Pada kesempatan yang sama, Hasna selaku warga Pulau Gusung merasakan dampak yang cukup parah. Lantai kayu rumahnya terangkat karena dihantam ombak laut.

“Untuk kerugian material Alhamdulillah tidak ada, hanya saja lantai rumah saya terangkat semua karena terkena ombak,” jelas warga yang sudah tinggal di Pulau Gusung selama 25 tahun itu.

Lanjutnya, wanita berusia 51 tahun itu berharap agar kiranya pemerintah bisa lebih perhatian kepada warga Gusung. “Hampir setiap tahun selalu terjadi banjir seperti ini, ini yang membuat kami warga selalu khawatir, semoga Pemkot Bontang segera memberikan perhatian lebih, agar Pulau Gusung ini bisa lebih baik lagi kedepannya,”  pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks