HeadlineIsu Terkini

Banjir Samarinda Kian Mengkhawatirkan, Ratusan Siswa SD Dievakuasi, Sekolah Diliburkan

Sekolah diliburkan
Ratusan siswa SD 007 Samarinda terpaksa dievakuasi setelah air yang mengenangi sekitar kawasan tersebut kian meninggi setelah diguyur hujan sejak pagi ke siang pada Selasa (14/1/20). (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Hujan deras yang mendera Kota Samarinda dari pagi ke siang pada Selasa (14/1/20), membuat banjir kian meluas. Bahkan di beberapa titik, ketinggian air terus naik. Sejumlah sekolah yang semula masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar pun akhirnya diliburkan.

baca juga: Sudah Merambat ke 19 Titik, Sebanyak 2.489 Jiwa di Samarinda Terdampak Banjir

Di antara sekolah yang diliburkan karena terdampak banjir yakni Sekolah Dasar (SD) 007 Samarinda. Sekolah yang terletak di Jalan Damai, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir itu, sekitar pukul 11.00 Wita, diputuskan untuk diliburkan lantaran ketinggian air di tempat itu sudah mencapai selutut kaki orang dewasa.

Setidaknya, 800 pelajar yang ada di sekolah itu, mulai dari kelas 1-6 terpaksa harus dipulangkan dengan cepat. Akibat air yang kian meninggi, pemulangan dan evakuasi para pelajar itu pun dibantu oleh tim gabungan penanggulangan bencana Kota Samarinda, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, dan Detasemen Pelopor B Brimob Polda Kaltim.

Sejumlah orang tua yang mulai khawatir dengan banjir yang kian meninggi, pun akhirnya memutuskan ikut menjemput langsung anak-anak mereka. Apalagi, mendekati ujung keluar Jalan Damai, arus banjir terbilang cukup deras. Sehingga para siswa SD tersebut harus mendapatkan pendampingan.

Wakil Kepala SD 007 Samarinda Abdul Rahim mengatakan, pada pagi harinya, aktivitas belajar mengajar di tempat itu pada Senin (13/1/20) sempat berjalan normal. Begitu pun pada Senin (14/1/20) pagi, air yang ada di sekolah itu masih terpantau normal.

Namun memasuki pukul 08.00 Wita ke pukul 10.00 Wita, air perlahan mulai naik. Mendapati hal itu, Rahim kemudian mengambil langkah inisiatif dengan meminta para guru lain untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar dan memulangkan para siswa.

“Setelah memasuki jam istirahat, air memang sudah cukup tinggi. Saya kemudian langsung meminta agar para guru menghentikan kegiatan belajar dan meliburkan sekolah,” katanya.

Kegiatan belajar untuk kelas tiga dan empat yang dijadwalkan berlangsung pada waktu siang, lanjut Rahim, pun akhirnya dia liburkan juga. Pertimbangannya sama, yakni air yang sudah semakin meninggi di tempat itu. Dirinya juga tidak ingin mengambil risiko dengan kondisi banjir yang kian meluas di sekitar kawasan itu.

Setelah menyatakan sekolah diliburkan, Rahim bersama guru yang lain kemudian meminta bantuan kepada tim gabungan penggendalian bencana untuk mengevakuasi para siswa. Sebanyak dua unit perahu dan satu unit mobil Brimob pun akhirnya diturunkan ke lokasi.

“Apakah besok sekolah akan diliburkan juga, kami lihat keadaan dulu. Kalau memang airnya cepat surut total, kemungkinan aktivitas belajar akan kembali dilanjutkan. Tapi kalau memang masih tergenang, maka akan kami liburkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 09, Kelurahan Sidodamai Alimudin mengakui, kalau kawasan tempat dia bermukim memang menjadi daerah langganan banjir. Utamanya di sekitar Jalan Damai. Termasuk beberapa rukun tetangga (RT) seperti RT 09, 25, 26 dan 27 pun menjadi daerah langganan banjir.

MAHYUNADI

“Kalau misalnya hujan lama dengan curah yang cukup tinggi, ya banjir di daerah sini bisa sampai ketinggian satu sampai dua meter di Gang 4 atau di Jalan Damai sini,” tuturnya.

Terpisah, Komandan Kompi (Danki) IV Detasemen Pelopor B Brimob Polda Kaltim, Iptu Herlan Suherlan menyebutkan, untuk membantu evakuasi ratusan pelajar SD 007, pihaknya melibatkan sebanyak 15 personel. Selain para pelajar itu, pihaknya juga membantu mengevakuasi ratusan warga lain yang terkena dampak banjir.

“Kami saat ini selalu bersiap siaga untuk membantu mengevakuasi warga yang memang membutuhkan. Semua personel yang tergabung dalam tim penanggulangan bencana ini juga sudah siap semua kalau memang ada permintaan evakuasi dari warga,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close