HeadlineIsu Terkini

Begini Kronologis 2 Warga Asal Bontang dan Kutim Sebelum Dinyatakan Terjangkit Virus Corona

2 pasien
Plt Dinkes Kaltim Andi Muhammad Ishak saat menyampaikan perekmbangan virus corona di Kaltim. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kaltim kembali bertambah, dari jumlah awal 9 pada 20 Maret lalu, Kini menjadi 11 orang. Penambahan 2 pasien itu berasal dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kota Bontang.

baca juga: BREAKING NEWS: Sebanyak 1.524 Warga Bontang Masuk Monitoring Wabah Virus Corona

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Andi Muhammad Ishak menjelaskan, penambahan 2 pasien positif corona asal Kutim dan Bontang, itu ada kaitannya dengan perjalan pasien yang juga dinyatakan positif corona sebelumnya.

“Pasien positif asal Kutim yang sekarang, merupakan orang yang sempat kontak langsung dengan pasien positif asal Kutim yang sekarang dirawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit Kukar pada 20 Maret lalu,” ungkapnya pada konferensi pers, Senin (23/3/20).

Mereka merupakan satu rombongan saat melakukan perjalanan untuk menghadiri pertemuan sidang Sinode di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada tanggal 26-29 Februari 2020 lalu.

Pasien corona asal Kutim, selanjutnya disebut KTM2, diketahui melakukan perjalan dari Bandara APT Pranoto Samarinda menuju Jakarta pada 24 Febuari lalu. Kemudian dari Jakarta, KTM2 melakukan perjalanan ke Kota Bogor pada 25 Februari 2020.

Setelah melakukan pertemuan di Bogor, KTM2 kembali melakukan perjalanannya ke Jakarta dari 29 Februari hingga 3 April 2020. Selanjutnya, KTM2 ini kembali ke Kutim pada 4 Maret 2020.

Andi menjelaskan, setibanya Kutim, KTM2 mengeluhkan mengalami batuk, lemas, dan nafsu makan berkurang. “Keesoknya harinya pada tanggal 5 Maret, KTM2, berobat ke RSIA Cahaya Sanggata, hingga sampai pada tanggal 13 Maret 2020, yang bersangkutan masih merasakan gejala yang sama,” terangnya.

Selanjutnya, KTM2 ditetapkan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP)  virus corona pada 16 Maret dan diisolasi di RSUD Taman Husada Bontang. Pada tanggal 23 Maret, yang bersangkitan dinyatakan Positif corona.

Selain itu, untuk pasien positif corona asal Bontang yang diketahui berjenis kelamian perempuan dengan usia 27 tahun atau yang selanjutnya disebut BTG1, merupakan orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien positif corona asal Kutai Kartanegara (Kukar).

BTG1 melakukan perjalanan dari Bandara APT Pranoto Samarinda ke Jakarta pada 9 Maret dalam rangka kegiatan pertemuan nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Andi menerangkan, saat pertemuan tersebut, BTG1 diketahui berada satu meja bersama pasien positif corona asal Kukar. “Saat kegiatan KPU pada 9-11 Maret, pasien positif Bontang berada satu meja dengan pasien positif asal Kukar,” tegasnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Pada tanggal 11 Maret, pasien BTG1 kembali menuju Bontang dengan mengunakan pesawat Batik Air, dan kembali bekerja seperti biasa dari tanggal 12-20 Maret 2020.

Kemudian pada tanggal 20 Maret, BTG1 dijemput oleh pihak Dinas Kesehatan Bontang melalui informasi dari Dinkes Kaltim, lantaran ada keterkaitan dengan pasien positif asal Kukar. BTG1 kemudian dikarantina di RSUD Taman Husuda sebagai PDP, dan dinyatakan positif pada 23 Maret 2020 hari ini. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin



Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close