Corak

Begini Skema Perizinan Agar XXI Dapat Beroperasi di Ramayana

Begini Skema Perizinan Agar XXI Dapat Beroperasi di Ramayana
Bioskop yang dikelola XXI bakal beroperasi di Ramayana. Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya perizinan di Pemkot Bontang. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Hadirnya bioskop di Plaza Taman Ramayana menyita perhatian publik Kota Taman. Sejatinya kabar ini masih simpang siur. Pasalnya, manajemen Ramayana dan XXI belum melaporkan beroperasinya usaha hiburan tersebut ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang.

Kepala DPM-PTSP Bontang, Puguh Hardjanto, mengungkapkan, pemerintah telah mendengar informasi dibukanya bioskop di Ramayana. Kabarnya, kedua belah pihak sedang melakukan penjajakan sehingga belum dilaporkan secara resmi kepada DPM-PTSP Bontang.

Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menyambut baik kehadiran bioskop tersebut. Sebelum dibuka untuk publik, diperlukan pemenuhan syarat berdasarkan prosedur yang berlaku. Terlebih Ramayana beroperasi di aset pemerintah. Karena itu, dibutuhkan kesepahaman antara pemerintah dengan manajemen Ramayana dan XXI.

“Secara koridor, kami di perizinan, tentu kami sangat welcome,” ujarnya, Jumat (12/7/19).

Sebelumnya, Ramayana dan Pemkot Bontang telah meneken kontrak kerja sama dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Apabila XXI ikut beroperasi di aset pemerintah tersebut, maka perizinan dan penyewaan XXI akan dipadukan dengan Ramayana.

“Soal teknis berada di kedua belah pihak,” sebut Puguh.

Masalah lain yang bakal dihadapi dalam kerja sama ini adalah KPBU antara pemerintah dan Ramayanan yang hanya tersisa 13 tahun. Sementara XXI umumnya mengikat kerja sama selama 20 tahun.

“Artinya ada selisih tujuh tahun. Tentu klausul itu sudah mulai dibahas dengan Pemkot Bontang. Kalau bisa, ada pembaharuan kontrak yang digabung antara Ramayana, Pemkot Bontang, dan XXI,” sarannya.

Menurut Puguh, kehadiran XXI di Ramayana dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karenanya, semua celah dapat digunakan demi perkembangan usaha yang dapat memberikan kontribusi keuangan bagi daerah.

“Dalam waktu dekat pihak manajemen akan ke sini. Dengan staf kami sudah ada komunikasi,” bebernya. (*)

Penulis: Ayu
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (3 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close