Hard NewsHeadlineHukum

Bejat, Seorang Ayah Tiri di Samarinda Tega Cabuli Anak Angkatnya hingga Berulang Kali

Bejat, Seorang Ayah Tiri di Samarinda Tega Cabuli Anak Angkatnya hingga Berulang Kali
Bejat, Seorang pria 44 tahun di Samarinda dibekuk polisi lantaran diduga mencabuli anak tirinya. (Ilustrasi)

Bejat, seorang ayah tiri di Samarinda tega cabuli anak angkatnya hingga berulang kali. Perbuatan tercela oleh pria 44 tahun itu terhadap anak tirinya yang masih berusia 17 tahun tersebut dilakukan sebanyak 2 kali.

Akurasi.id, Samarinda – Sosok bapak harusnya menjadi pelindung dan pengayom bagi anak-anaknya. Baik statusnya kandung ataupun tiri. Namun, berbeda yang terjadi dengan remaja asal Samarinda, sebut saja Bunga. Remaja 17 tahun itu diketahui menjadi korban tindakan bejat dari MS, yang tak lain adalah bapak tirinya. Pria 44 tahun itu tega merenggut kehormatan anaknya yang sudah diasuhnya sejak kecil.

Baca juga: Api Asmara Diduga Jadi Dalang Pembunuhan Wanita Pekerja Kafe di Berau, Pelaku: Dia Bilang Sedang Hamil

“Itu statusnya bapak tiri. Awalnya anak itu di Sangatta, ikut bapak kandungnya. Karena di sana enggak sekolah, akhirnya dirawat sama ibunya dan dibiayai bapak tirinya,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang, Iptu Dedi Septriadi, Kamis (29/10/2020).

Bertahun-tahun lamanya diasuh dengan bapak tirinya, Bunga pun tumbuh menjadi remaja berparas ayu. Rupanya, hasrat MS tergugah melihat anak tirinya yang mulai dewasa. Ditambah lagi satu keluarga ini hanya tidur di kamar yang sama.

Niatan kotor MS akhirnya timbul. Mencari kesempatan menggagahi anak tirinya itu. Tepatnya pada Kamis (3/9/2020) pukul 11.00 Wita, MS melakukan perbuatan bejatnya. Tangan jahilnya menggerayangi tubuh anak sambungnya. Tak hanya sampai di situ. Perbuatan tak senonoh MS kembali terjadi pada Sabtu (12/9/2020) lalu. Tepat pukul 01.00 Wita ketika hendak beristirahat, dirinya kembali menggerayangi tubuh dan organ vital anaknya.

“Mereka memang tidur satu kamar semua. Namanya bapak sama anak awalnya biasa saja. Tapi lama-lama yah melenceng juga,” terang Dedi.

Perbuatan tercela itu akhirnya terungkap setelah Bunga mengeluh ke kakaknya. Dengan mengaku merasa nyeri ketika membuang air kecil. Saat ditanya lebih jauh, ternyata Bunga telah menjadi korban tindakan bejat dari bapak tirinya. Bahkan sudah terjadi sebanyak dua kali.

Baca Juga  Sempat Diproyeksi Hanya Rp9 Triliun, APBD Kaltim 2021 Diketok Diangka Rp11 Triliun

Mengetahui adik perempuannya diperlakukan tak senonoh, kakak kandung Mawar melaporkan perbuatan MS ke Polsek Samarinda Seberang. Berbekal keterangan saksi dan bukti visum, MS selanjutnya diringkus oleh petugas polisi pada Senin (5/10/2020). Akibat perbuatannya, MS hanya bisa pasrah dijebloskan dalam sel tahanan.

MS dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 Juntco Pasal 82 ayat 2 UU nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan acaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks