Hard News

Bekas Lubang Jargas Dikeluhkan Warga

Bekas Lubang Jargas Dikeluhkan Warga
Bekas galian jargas di RT 45 Kelurahan Belimbing. Lubang sudah ditimbun. Namun belum ada pemasangan paving. (Yusva Alam/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Pemasangan jaringan gas (jargas) di Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Bontang, sudah rampung beberapa waktu yang lalu. Namun masih menyisakan pertanyaan di benak warga. Apakah bekas galian usai pemasangan jargas ditutup oleh warga secara swadaya atau dibebankan kepada PT Noorel Sucofindo KSO selaku pemasang jargas di 2018 lalu?

Di kelurahan tersebut, pantauan media ini, tidak semua lubang bekas pemasangan jargas belum ditutup. Di sebagian wilayah, bekas lubang galian jargas telah ditimbun. Namun paving di areal yang terpasang jargas, belum dipasang seperti semula.

“Paving-paving bekas galian jargas masih menumpuk di depan rumah saya,” ujar Retno, warga RT 45, Kelurahan Belimbing, Rabu (5/3/19).

Dia mengeluhkan keberadaan bekas galian tersebut. Sejauh ini Retno belum melihat upaya perusahaan menyelesaikan masalah tersebut.

“Mau saya buang, takutnya masih ada pengerjaan. Kalau enggak dibuang terlihat kotor di depan rumah (saya),” tambahnya.

Permasalahan yang sama dihadapi sejumlah warga di Kelurahan Belimbing. Warga belum mendapat informasi perbaikan lubang jargas.

Sebagian warga berinisiatif memperbaikinya secara swadaya. Sedangkan sebagian lainnya masih membiarkan bekas galian tersebut.

“Saya juga dapat informasi dari teman-teman RT yang lain, ada yang inisiatif perbaiki sendiri. Ada juga yang masih menunggu info selanjutnya,” beber Ketua RT 45, Usman.

Bekas Lubang Jargas Dikeluhkan Warga
Salah satu meteran jargas yang sudah diselesaikan pemasangannya. (Yusva Alam/Akurasi.id)

Perusahaan Bertanggung Jawab

PT Noorel Sucofindo KSO sebagai penanggung jawab pemasangan jargas tahun 2018 di Kelurahan Belimbing memastikan, semua perbaikan usai pemasangan jargas merupakan tanggung jawab perusahaan tersebut. Pihak perusahaan berupaya menyelesaikan secara bertahap semua masalah yang timbul pasca pemasangan jargas.

Humas PT Noorel Sucofindo, Budi Ashari menjelaskan, usai pemasangan jargas pihaknya akan melakukan penandatanganan berita acara bersama kelurahan terkait. Penandatanganan berita acara menandakan tidak ada lagi masalah pasca pemasangan jargas di kelurahan tersebut.

Sebelumnya, sudah diadakan penandatanganan berita acara di 5 kelurahan. Antara lain di Kelurahan Berbas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut, Api-Api, dan Kelurahan Satimpo. Kesepakatan berikutnya akan dilakukan dengan Kelurahan Loktuan dan Belimbing.

Sementara di Kelurahan Belimbing, pihaknya mengansumsikan telah menyelesaikan semua rekondisi di wilayah tersebut. Tahapan terakhir, akan diadakan penandatanganan berita acara.

Sampai sekarang pihak Kelurahan Belimbing belum bersedia menandatangani berita acara tersebut. Alasannya, pihak kelurahan ingin mengidentifikasi kendala yang muncul setelah pemasangan jargas.

“Kami menunggu hasil identifikasi dari kelurahan. Kalau memang masih ada permasalahan, akan kami perbaiki,” ujar Budi.

Dia mengingatkan, jika ada warga yang belum tersentuh rekondisi jargas, pihaknya mempersilakan untuk melapornya di kelurahan. “Nanti PT Noorel Sucofindo akan menindaklanjuti laporan itu,” ucapnya. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Ufqil Mubin

4.8/5 (4 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close