Hard News

Beredar Kabar Bontang Gempa, Kepala BPBD: Itu Hoax

bontang gempa
Titik pusat gempa berada Selat Makassar 222 km dari timur laut Bontang. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Warga Bontang dibuat panik dengan informasi gempa beredar di media sosial sejak Rabu (4/2/20) malam kemarin. Padahal jarak pusat gempa jauh dari wilayah Kota Taman –sebutan Bontang-, yakni di perairan Selat Makassar 222 kilometer (km) timur laut Bontang, Kalimantan Timur.

baca juga: Hanya 29 Hari, Bontang Diserbu Puluhan TKA China, Dipekerjakan di PLTU Teluk Kadere

Berkuatan 4,2 SR, gempa terjadi pukul 18.53 Wita berada di kedalaman 10 km perairan Selat Makassar. Titik koordinatnya berada pada 0,75 lintang utara (LU) – 199.40 bujur timur (BT).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Ahmad Yani mengatakan kabar gempa yang terjadi di Bontang itu tidak benar alias hoax. Menurutnya, masyarakat terlalu panik karena melihat pemberitaan yang menyatakan gempa di timur laut Bontang. Sedangkan wilayah Bontang tidak terkena efek getaran gempa tersebut.

“Itu hoax. Orang dikiranya di Bontang, padahal mengambil garis bujur timur dan lintang utara dari Bontang,” jelasnya saat dihubungi Akurasi.id, Rabu (5/2/20).

Dia pun membenarkan bahwa BPBD Bontang menerima informasi adanya gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi SAMS Kelas I Sepinggan Balikpapan dan Pusat Pengendalian Operasi Penangulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Provinsi Kaltim. Namun informasi tersebut diperoleh dari grup WhatsApp (WA), bukan dari website situs resmi www.bmkg.go.id.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Memang ada gempa. Dapat dari BMKG Balikpapan dan Pusdalops BPBD provinsi. Memang setiap hari dikirimi (informasi, Red.) melalui WA grup. Seperti prakiraan cuaca, termasuk kemarin itu (info gempa, Red.),” bebernya.

Ahmad Yani mengimbau kepada masyarakat Bontang ketika menerima informasi agar jangan panik. Selain itu, sebelum menyebarkan berita dia harap masyarakat memastikan asal sumber datanya.

“Komunikasikan saja dengan BPBD, kami siap selalu. Sebenarnya tidak perlu orang ramai. Itu jaraknya 222 km di Selat Makassar jauh dari Bontang. Seperti Bontang ke Balikpapan,” tutupnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close