Advetorial

Bersih-Bersih hingga Salurkan Bantuan Dana, Cara Baznas Bontang Bantu Korban Kebakaran

Bersih-Bersih hingga Salurkan Bantuan Dana, Cara Baznas Bontang Bantu Korban Kebakaran
Ketua Baznas Bontang Haji Kuba Siga (baju hijau) menyaksikan penyaluran santunan kepada para korban kebakaran di Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, Jumat (4/9/2020). (Dok Baznas Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang nyaris tidak pernah berpangku tangan tatkala ada warga yang membutuhkan bantuan. Sebagaimana yang dilakukan Baznas membantu membersihkan lokasi kebakaran dan menyalurkan bantuan dana kepada para korban kebakaran di RT 15 dan RT 33, Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Baznas Bontang Bagikan Zakat 2 Ribu Mustahik di 10 Hari Terakhir Ramadan

Ketua Baznas Bontang Haji Kuba Siga menuturkan, bahwa sudah semestinya lembaga yang ia pimpin selalu hadir memberikan manfaat kepada masyarakat membutuhkan. Apalagi kepada korban kebakaran. Di mana, mereka termasuk dalam delapan asnaf, yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang yang terlilit utang), fisabilillah, dan ibnu sabil (orang yang sedang dalam perjalanan).

“Mereka yang menjadi korban kebakaran termasuk kategori miskin dan sudah tidak punya apapun lagi. Maka, suatu kewajiban bagi Baznas memperhatikan mereka, memberikanan stimulan atau bantuan. Bila diperlukan membantu memberikan sandan, papan, dan pangan,” jelasnya.

Menurut Haji Kuba, Baznas sebagai pusat perzakatan di wilayah Bontang, harus bisa ikut serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Setelah musibah kebakaran di Tanjung Laut Indah pertengahan Agustus lalu, Baznas pun telah ikut serta menyalurkan bantuan. Namun pada saat itu, bantuan yang disalurkan baru berupa makanan dan minuman.

Tim Baznas Bontang berfoto bersama warga yang menjadi korban kebakaran di Tanjung Laut Indah. (Dok Baznas Bontang)

“Bantuan makanan dan minuman yang memang sangat dibutuhkan cepat pada saat itu. Alhamdulillah, barulah pada Jumat kemarin, kami memberikan kontribusi dengan ikut membantu bersih-bersih dan memberikan santunan uang tunai Rp2 juta untuk 29 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran,” ungkapnya.

Diakui Haji Kuba, bahwa kegiatan seperti itu menjadi agenda rutin di Baznas. Diharapkan, Baznas dapat senantiasa berkontribusi bagi masyarakat. Apalagi Baznas sebagai induk perzakatan. Ditambah lagi dengan ada zakat yang dipungut dari ASN setelah adanya keluarnya Perwali Bontang yang mengatur tentang itu.

“Kami tidak boleh mengendapkan zakat yang sudah masuk, kalau memang ada yang membutuhkan, maka harus langsung kami salurkan,” katanya.

Dia berpesan, untuk masyarakat yang menjadi korban kebakaran, agar senantiasa sabar dan senantiasa mengabdi kepada Allah, bahwa ini adalah cobaan. Jangan menganggap bahwa tidak ada hikmah di balik musibah itu.

“Secara usaha, jagalah senantiasa lingkungan, karena ini bukan semata-mata takdir Allah, tetapi ada campur tangan manusia,” ucapnya.

Dia mengajak masyarakat untuk senantiasa mendukung program zakat di Bontang, karena dengan zakat, akan ada banyak masyarakat yang dibantu. Banyak hal juga yang dapat dilakukan dengan zakat untuk kebaikan semua umat.

“Bahkan kalau infak dan sedekah banyak, untuk umat non muslim, mereka juga akan mendapatkan manfaat dari zakat dan infak,” pungkasnya. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks