Birokrasi

I-Bontang, Aplikasi Perpustakaan Digital Berbasis Medsos

I-Bontang, Aplikasi Perpustakaan Digital Berbasis Medsos
Kabid Perpustakaan DPK Bontang, Usman. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

I-Bontang, aplikasi perpustakaan digital berbasis medsos. Selaiknya media sosial, di aplikasi ini pembaca dapat terhubung dan berinteraksi dengan pengguna yang lain.

Akurasi.id, Bontang – Di situasi pandemi Covid-19 ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang menganjurkan pemustaka Bontang untuk mengakses buku melalui aplikasi berbasis ponsel pintar, bernama I-Bontang.

Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti melalui Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Usman menjelaskan, I-Bontang adalah aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial yang dilengkapi dengan eReader untuk membaca ebook.

Lebih lanjut, dengan fitur media sosial, pembaca dapat terhubung dan berinteraksi dengan pengguna yang lain. Selain itu memberikan rekomendasi buku yang dibaca. Membaca ebook di I-Bontang juga disebut menyenangkan, karena dapat membaca ebook secara online maupun offline.

“Sangat cocok sekali untuk pemustaka di masa pandemi ini, apalagi untuk saat ini layanan kami di Perpustakaan masih sistem tertutup. Jadi waktu bisa lebih efisien cukup dari rumah saja dan dengan akses internet, bisa melalui I-Bontang,” sebut Usman saat ditemui media ini, Rabu (9/6/2021).

“Walaupun data saat ini Covid-19 di Bontang sudah melandai. Tetapi tetap kami imbau supaya teman-teman pemustaka untuk mengunjungi I-Bontang ini, cukup install di play store yang ada di ponsel agar dapat mengakses,” tambahnya.

Dalam aplikasi tersebut, Usman menyebutkan terdapat fitur-fitur unggulan antara lain Koleksi Buku yang merupakan fitur agar pembaca dapat menjelajahi ribuan judul ebook yang ada di I-Bontang.

Baca Juga  Bicarakan Raperda Pengelolaan Kearsipan, DPK Penuhi Undangan Komisi I DPRD Bontang

Kemudian ada ePustaka yakni fitur unggulan yang memungkinkan pembaca dapat bergabung menjadi anggota perpustakaan digital dengan koleksi beragam dan menjadikan perpustakaan berada dalam genggaman.

Lalu fitur Feed yang bertujuan untuk melihat semua aktivitas pengguna I-Bontang seperti informasi buku terbaru, buku yang dipinjam pengguna lain dan beragam aktivitas lainnya.

Rak Buku merupakan fitur rak buku virtual di mana semua riwayat peminjaman buku tersimpan di dalamnya. Dan yang terakhir eReader untuk memudahkan pemustaka membaca ebook.

“Kita mengikuti zaman juga yang semuanya serba ponsel pintar. Kami ingin dengan adanya I-Bontang, membaca buku jadi makin mudah dan menyenangkan,” harap Usman. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks