Birokrasi

Asrama Atlet Kaltim Jadi Tempat Isoter, Renovasi Rampung Akhir September, Jauhar Harap Tak Perlu Digunakan

Asrama Atlet Kaltim Jadi Tempat Isoter, Renovasi Rampung Akhir September, Jauhar Harap Tak Perlu Digunakan
(Kanan) Asisten 1 Setprov Kaltim, HM Jauhar Efendi saat meninjau renovasi Asrama Atlet Kaltim sebagai tempat isoter pasien Covid-19. (Istimewa)

Asrama Atlet Kaltim Jadi Tempat Isoter, Renovasi Rampung Akhir September, Jauhar Harap Tak Perlu Digunakan. Keinginan Jauhar agar Asrama Atlet Kaltim tak perlu digunakan sebagai tempat isoter, mengingat trend kasus positif Covid-19 di Kaltim juga terus menurun signifikan.

Akurasi.id, Samarinda – Pembangunan dan renovasi Asrama Atlet Kaltim sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) ditarget rampung pada akhir September 2021. Hingga kini, pekerjaan renovasi pembangunan tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI, pekerjaan dimulai tanggal 23 Agustus 2021. Progres pekerjaan per tanggal 9 September atau hari ke 18, recana kumulatif 62,22%.

Realisasi komulatif 67,28%, dengan standar deviasi 5,60%. Waktu pengerjaan keseluruhan 30 hari. Jadi, pekerjaan akan selesai pada tanggal 21 September 2021. “Melihat kondisi di lapangan, pekerjaan renovasi tersebut akan selesai tepat waktu, tanggal 21 September 2021,” kata Asisten 1 Setprov Kaltim, HM Jauhar Efendi.

Sebagai informasi, data pasien yang masuk isolasi terpusat atau isoter di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltim per 14 September 2021, jumlah keseluruhan 1.313 orang pasien. Jumlah pasien yang sudah dipulangkan 1.273 orang. Sedangkan jumlah pasien yang dirujuk ke RS 36 orang dan jumlah pasien meninggal 0.

Posisi yang paling tinggi adalah bulan Juli-Agustus 2021. Saat ini jumlah pasien yang dirawat tinggal 4 orang dan akan kembali ke rumah masing-masing pada tanggal 19 September 2021.

“Jadi pada tanggal 19 September tersebut pelayanan Covid-19 di BPSDM akan ditutup. Penyediaan tenaga kesehatan di tempat isoter nanti dari kami, untuk sementara bisa saja tenaga kesehatan yang ada dialihkan dulu ke tempat isoter,” kata dia.

Baca Juga  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau Kunjungi DPK Bontang, Tata Kelola Arsip Dinilai Baik

Selanjutnya, pada tanggal 21 September, alkes yang ada di  BPSDM dimobilisasi/dipindahkan ke Asrama Atlet. Sambil melengkapi kebutuhan alkes yang lain, karena jumlah kamar/ranjang di Asrama Atlet jauh lebih besar dibandingkan di BPSDM.

“Kami persiapkan dulu tempat dan segala fasilitasnya. Harapannya tempat isoter tak perlu digunakan seiring dengan menurunnya kasus. Tapi seandainya ada kasus pun, sudah dipersiapkan tempat dengan segala fasilitasnya,” ucapnya.

Sementara itu, angka kasus kesembuhan dan kematian yang disebabkan Covid-19 hingga kini masih fluktuatif. Merujuk data dari Dinas Kesehatan Kaltim per 15 September 2021, jumlah penambahan kasus harian positif Covid-19 sebanyak 116 kasus.

Baca Juga  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau Kunjungi DPK Bontang, Tata Kelola Arsip Dinilai Baik

Kasus penambahan kesembuhan sebanyak 336 kasus. Sedangkan penambahan kasus pasien meninggal sebanyak 11 kasus. “Alhamdulillah kasus yang sembuh masih lebih banyak. Semoga Covid-19 segera berakhir,” harapnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks