Birokrasi

Bakul Terasi, Program DPK untuk Meningkatkan Literasi di Masyarakat

Bakul Terasi, Program DPK untuk Meningkatkan Literasi di Masyarakat
Kabid Perpustakaan DPK Bontang, Usman. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Bakul Terasi, program DPK untuk meningkatkan literasi di masyarakat. Masyarakat dapat menyumbangkan buku apa pun asalkan masih layak untuk dibaca.

Akurasi.id, Bontang – Bank Buku untuk Literasi (Bakul Terasi) merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki oleh Dinas perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang yang memiliki tag line “Dari Masyarakat untuk Masyarakat”.

Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti melalui Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Usman menyebutkan, program Bakul Terasi merupakan sumbangan buku dari masyarakat yang sudah tidak terpakai, yang akan disumbangkan agar masyarakat yang membutuhkan bisa membaca buku tersebut.

“Kami dari DPK Bontang menjadi perpanjangan tangan untuk teman-teman pemustaka atau seluruh masyarakat Bontang yang ingin menyumbangkan buku yang sudah mereka baca atau yang sudah tidak digunakan lagi,” ucap Usman saat ditemui media ini, Rabu (9/6/2021).

Dia juga menjelaskan, masyarakat dapat menyumbangkan buku apa pun asalkan masih layak untuk dibaca.

“Buku pelajaran, dongeng, cerita, novel atau semua jenis buku yang masih bisa digunakan, nanti akan kami buatkan berita acaranya. Kemudian akan kami sortir, untuk yang tidak layak akan dijual dan hasil penjualan dibelikan buku untuk menambah koleksi di Perpustakaan daerah,” bebernya.

Lanjut Usman, buku-buku tersebut biasanya dibawa oleh tim dari perpustakaan untuk dibawa ke pesisir sekaligus kunjungan pada program Layanan Literasi Perpustakaan di Pesisir (Layar Puspita).

Baca Juga  Aset Pemkot Samarinda Banyak Dikuasai Kelompok Elit, Andi Harun: Ini Butuh Strategi

“Dalam program layar puspita tersebut, selain tujuannya untuk meningkatkan minat baca di daerah pesisir, kami juga bagikan buku yang dari Bakul Terasi untuk anak-anak di sana. Ada juga beberapa yang dijadikan stok untuk perpustakaan,” ungkapnya.

Usman berharap, masyarakat Bontang yang gemar baca dapat menyumbangkan bukunya, selain mendapatkan ilmu juga mendapatkan amal.

“Dari pada tidak terbaca nantinya, masih banyak yang membutuhkan terlebih di daerah pesisir. Selain berilmu juga beramal. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi amal baik untuk yang menyumbangkan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks