Birokrasi

Lomba Gagas 2021 Usai, Disdikbud Bontang Pinang Juara Pertama Lagi

Lomba Gagas 2021 Usai, Disdikbud Bontang Pinang Juara Pertama Lagi
Disdikbud Bontang kembali mendapatkan piala bergilir Lomba Gagas 2021. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Lomba Gagas 2021 usai, Disdikbud Bontang pinang juara pertama lagi setelah 2 kali berturut-turut menjadi jawara setiap tahun.

Akurasi.id, Bontang – Penilaian Tata Kelola Kearsipan yang Baik atau Good Archival Governance Awards (Gagas) 2021 telah usai. Lomba yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang sejak Juli-September itu diikuti sebanyak 24 OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.

Penilaian Gagas meliputi aspek pengelolaan arsip dinamis, aspek sumber daya manusia kearsipan, dan aspek prasarana dan sarana kearsipan, serta presentasi kebijakan program kearsipan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bontang Nomor 188.45/439/DPK/2021, tanggal 28 September 2021, berikut adalah Urutan Pemenang Gagas 2021. Juara pertama diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), juara kedua Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan juara ketiga Inspektorat Daerah.

Serta juara harapan 1 diraih Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), harapan 2 Kecamatan Bontang Barat, dan harapan 3 Sekretariat Daerah (Setda) Bontang. Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti menjelaskan, piala bergilir kembali diserahkan pada Disdikbud Bontang sebagai juara 1 dalam Tata Kelola Kearsipan yang Baik tahun 2021.

“Disdikbud selalu memperbaiki kekurangannya, akhirnya dia mendapatkan lagi piala bergilir yang mereka dapat 3 kali,” ucap Retno saat ditemui Akurasi.id di Aula Kantor Wali Kota Bontang pada perayaan HUT Bontang ke 22, Selasa (12/10/2021).

Retno mengatakan Disdikbud tidak bisa mengikuti Lomba Gagas di tahun berikutnya, tetapi menjadi role model atau teladan bagi OPD lain dalam mengelola arsip. Dia juga mengucapkan selamat untuk Diskominfo Bontang yang sudah berhasil mendapatkan juara kedua. Mengingat di tahun sebelumnya, Diskominfo tidak masuk dalam 6 besar Gagas 2020.

“Artinya ada peningkatan dalam pengelolaan arsip di Diskominfo. Kebetulan mereka (Diskominfo) memiliki SDM arsiparis yang dapat memperbaiki kinerja arsipnya,” jelas Retno.

Dia berharap ke depan, 6 OPD yang berhasil masuk di Gagas 2021 bisa mempertahankan bahkan memperbaiki tata kelola arsipnya. Sehingga bisa menjadi percontohan untuk OPD lain di lingkungan Pemkot Bontang. Senada, Kepala Bidang Kearsipan DPK Bontang, Nurbaena ingin OPD lain lebih giat dan berbenah dalam pengelolaan arsip. Pasalnya dengan tata kelola arsip yang baik, akan mempermudah dalam temu balik arsip.

“Untuk semua OPD, baik yang masuk dalam 6 besar Lomba Gagas ataupun yang belum, tetap semangat dalam memperbaiki dan mengembangi tata kelola arsip yang baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks