Birokrasi

Permudah Kelola Data, DPK Bontang Kenalkan Aplikasi Sistem Informasi Dinas Perpustakaan

Permudah Kelola Data, DPK Bontang Kenalkan Aplikasi Sistem Informasi Dinas Perpustakaan
Kebid Perpustakaan DPK Bontang, Usman. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Permudah kelola data, DPK Bontang kenalkan aplikasi Sistem Informasi Dinas Perpustakaan. Data dari pengurus perpustakaan sekolah di Kota Taman belum tertata dengan baik. Dan dengan aplikasi Sistem Informasi Dinas Perpustakaan tersebut, pengelolaan data bisa dilakukan secara daring.

Akurasi.id, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang mengadakan peluncuran sekaligus memberikan pelatihan aplikasi data informasi perpustakaan untuk para pengelola perpustakaan sekolah di Kota Taman.

Ini juga merupakan kewajiban dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang didasari dengan UU Nomor 43 Tahun 2007 Pasal 8 yang tertulis, menjamin penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan daerah, dan memfasilitasi penyelenggaraan perpustakaan di daerah.

Serta wewenang dari UU Nomor 43 tahun 2007 Pasal 10 yang tertulis, menetapkan kebijakan daerah dalam pembinaan dan pengembangan perpustakaan di wilayah masing-masing, serta mengatur, mengawasi, dan mengevaluasi penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan di wilayah masing-masing.

Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti melalui Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan, Usman menjelaskan, aplikasi yang digunakan yakni Sistem Informasi Dinas Perpustakaan (SIDP) yang pihaknya kembangkan.

“Pelatihan ini kami lakukan untuk memberi pengenalan kepada teman-teman pengelola perpustakaan di sekolah yang ada di Bontang untuk menggunakan sistem informasi perpustakaan, agar dapat mempermudah mereka dalam mengelola data,” jelas Usman saat ditemui Akurasi.id di Kantor DPK Bontang, Jalan HM Ardans, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (21/9/2021).

Dia menjelaskan, data dari pengurus perpustakaan sekolah di Kota Taman belum ditata dengan baik. Sehingga akan mempersulit pihaknya untuk memperoleh informasi. Terutama untuk daerah pinggir kota yang lokasinya jauh dari kantor DPK Bontang.

Baca Juga  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau Kunjungi DPK Bontang, Tata Kelola Arsip Dinilai Baik

“Ada beberapa kendala selama ini terutama dari teman-teman yang berasa di wilayah pinggir kota untuk kami peroleh datanya, mereka harus mengirim surat, perjalanan jauh dan lain sebagainya, sehingga banyak kendala,” bebernya.

Lebih lanjut, dengan kendala yang dirasakan, DPK Bontang mengembangkan aplikasi sistem informasi dinas perpustakaan tersebut. Sehingga pengelolaan data bisa dilakukan secara daring.

“Dengan data dari pengelola perpustakaan sekolah di Bontang, bisa sebagai dasar pengembangan perpustakaan kedepannya. Selain memudahkan, itu juga menjadi salah satu tujuan adanya aplikasi tersebut,” pungkas Usman.

Baca Juga  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau Kunjungi DPK Bontang, Tata Kelola Arsip Dinilai Baik

Diketahui, lantaran kondisi pandemi yang masih menyelimuti Kota Bontang, pelatihan yang diadakan DPK ini menerapkan protokol yang ketat. Salah satunya dari kapasitas ruang, sehingga hanya dibatasi 100 peserta saja. Kemudian dibagi menjadi 20 orang dalam 2 hari pelaksanaannya yakni Selasa (21/9/2021) dan Rabu (22/9/2021). (*)

Penulis: Rezki Jaya

Editor: redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks