Hard NewsHukum

Bontang Jadi Sasaran Empuk Narkotika, Sebulan 9 Pengedar Terjaring Polisi

narkotika bontang
Kapolres Bontang, AKBP Boyke Korel Wattimena, saat menunjukkan barang bukti narkotika di hadapan awak media. (Ismail/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Peredaran kasus narkotika di wilayah Kota Bontang terbilang masih cukup tinggi. Terbukti, selama Januari 2020, setidaknya ada 9 orang pengedar narkotika yang berhasil diringkus jajaran Polres Bontang.

baca juga: Ganja 2,5 Kilo Diamankan di Indekos Mahasiswi, Bandar Disinyalir Berasal dalam Penjara

Meski barang bukti yang diamankan dari para tersangka tidak terbilang cukup banyak, namun peredaran barang haram tersebut di wilayah Kota Taman –sebutan Bontang- tetap mesti diwaspadai ekstra.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Korel Wattimena menyebutkan, dari hasil ungkap kasus terhadap 9 pengedar narkotika pada Januari lalu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 90,32 gram.

Barang bukti terbanyak diamankan dari dua pengedar, yakni AF yang diamankan di salah satu hotel yang berlokasi di wilayah Bontang Selatan, serta Y yang diamankan di Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Kedua pelaku diduga sebagai bandar narkoba, karena pada saat diamankan, pelaku AF memiliki barang bukti sabu seberat 12,74 gram. Sementara Y memiliki barang bukti seberat 47,76 gram, serta uang tunai Rp7,250 juta yang diduga hasil penjualan sabu-sabu,” ungkapnya kepada awak media, Senin (6/2/20) lalu.

Pada Januari lalu, setidaknya ada 8 kasus peredaran narkotika yang berhasil diungkap di wilayah hukum Polres Bontang. Dari ungkap kasus itu, Polres Bontang berhasil mengamankan sebanyak 9 orang tersangka. Bahkan salah satu dari mereka adalah seorang perempuan.

“Untuk tersangka dari Marangkayu, berinisial Y alias U sudah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang). Surat DPO yang bersangkutan sudah dikeluarkan Polres Bontang dan DPO Polda Kaltim beberapa tahun lalu. Dan pelaku juga residivis untuk kasus curanmor,” bebernya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Atas keterlibatan dalam sejumlah kasus itu, tersangka Y kini terancam dijerat pidana penjara 20 tahun penjara. “Kini, pelaku dan seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Bontang dan diancam hukuman 5 sampai 20 tahun penjara,” tegasnya.

Melalui awak media, AKBP Boyke mengimbau, agar masyarakat tidak mencoba-coba untuk bermain-main apalagi ikut terlibat dalam kasus pengedaran narkotika. Selain karena memang membahayakan diri sendiri, mereka yang terbukti terlibat, mengedarkan, memiliki, dan mengonsumsi barang haram itu dapat dijerat secara hukum.

“Masyarakat kami minta menjauhi segala jenis barang narkotika. Jika memang ada aktivitas yang mencurigakan terkait pengedaran narkoba, kami minta segera melaporkan kepada kami untuk kami selidiki dan tindak tegas para pelakunya,” tandas dia. (*)

Penulis: Ismail
Editor: Dirhanuddin

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close