HeadlineIsu Terkini

BREAKING NEWS: Tambahan 6 Pasien Positif Corona Semua Berasal dari Balikpapan

tambahan 6 pasien positif corona
Plt Kepala Dinkes Kaltim Andi Muhammad Ishak saay menyampaikan hasil terbaru pasien positif corona. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Tambahan 6 orang pasien positif corona di Kaltim pada Sabtu, 28 Maret 2020 ini, diketahui semuanya berasal dari Kota Balikpapan. Dengan demikian, total pasien positif corona di Kota Minyak –sebutan Balikpapan- kini sudah mencapai 12 orang.

baca juga: BREAKING NEWS: 6 Warga Kaltim Kembali Dinyatakan Positif Corona

Kepastian itu disampaikan sendiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat menyampaikan updet terbaru kasus corona di Kaltim, saat menggelar konferensi pers di kantornya, Sabtu (28/3/2020) sore tadi.

“Tambahan 6 pasien positif corona (semuanya) berasal dari Kota Balikpapan,” ungkap dia kepada para awak media.

Sebelumnya, pasien positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Kaltim sudah berjumlah sebanyak 11 kasus. Namun dengan adanya tambahan 6 kasus positif baru itu, maka jumlah pasien positif corona di Kaltim sudah mencapai 17 kasus hingga Sabtu ini.

“Sehingga total positif corona di Kaltim menjadi 17 kasus hingga hari ini,” bebernya.

Bercermin dari kasus positif corona sebelumnya, maka diketahui, kalau Balikpapan menjadi daerah dengan jumlah pasien corona terbanyak, yakni memcapai 12 orang. Dan hal itu pun diakui Andi.

“Dari 17 kasus itu, distribusi kasus terbanyak yakni di Balikpapan. Dan dengan adanya tambahan 6 kasus baru pada hari ini, maka jumlah pasien corona di Balikpapan ada 12 kasus,” terangnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Adapun untuk daerah lainnya seperti Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih tercatat hanya 1 kasus atau pasien positif corona, kemudian Kutai Timur (Kutim) 2 kasus, dan masing-masing 1 kasus di Kota Bontang dan Samarinda 1 kasus.

“Adapun yang masih dalam proses perawatan dan menunggu hasil uji laboratorium hingga dengan saat ini, masih ada 25 kasus,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Dilengkapi: Dirhanuddin
Editor: Dirhanuddin



Tags

Artikel Terkait

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close