Hard NewsHeadline

Buaya 3 Meter Diamankan 15 Security di Area Pelabuhan Badak LNG

Buaya 3 Meter Diamankan 15 Security di Area Pelabuhan Badak LNG
Buaya 3 meter diamankan di area perusahaan Badak LNG Bontang. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Buaya 3 meter diamankan 15 security di area pelabuhan Badak LNG. Buaya tersebut akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim.

Akurasi.id, Bontang – Seekor buaya sepanjang 3 meter berhasil ditangkap 15 security yang berjaga di area Pelabuhan PT Badak NGL Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa malam (17/11/2020), sekira pukul 23.00 Wita.

Baca juga: Diterpa Covid-19 dan Virus Flu Burung, Para Penjual Ayam di Bontang Terancam Gulung Tikar

“Penangkapannya tadi malam sekira jam 23.00 Wita, dilakukan oleh para security yang sedang berjaga,” ucap Komandan Kompi Pasukan Damkar Bontang, Norman saat ditemui Akurasi.id Rabu (18/11/2020).

Buaya betina itu berhasil ditangkap, lantaran saat pertama kali di temukan kondisinya terjepit di antara pagar pembatas perusahaan yang berada di tepi laut.

“Buayanya enggak bisa kemana-mana lantaran terjepit pagar, dengan menggunakan tali dan karung goni, para security dengan mudah mengamankannya,” jelasnya.

Mendapatkan laporan itu, pasukan penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang langsung datang mengevakuasi predator tersebut pada Rabu pagi (18/11/2020). Namun saat melakukan evakuasi pemindahan, tak diduga ikatan tali mulut buaya tersebut terlepas. Sehingga butuh waktu 1 jam tim penyelamatan untuk dapat mengikatnya kembali.

“Tadi pas kami datang ikatannya terlepas, tapi berhasil diikat kembali, dan saat ini dibawa ke pos,” terangnya.

Selanjutnya buaya tersebut akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim untuk diamankan di penangkaran buaya yang berada di Teritip Kota Balikpapan.

“Awalnya kami ingin serahkan ke Tanan Nasional Kutai (TNK), namun lantaran ukuran buaya ini cukup besar jadi direncanakan akan dikirim ke BKSDA Kaltim,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks