Hard News

Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga

Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga
Buaya muara ini berhasil ditangkap petugas Disdamkartan. Hewan buas ini sudah diamankan di Taman Nasional Kutai (TNK). (Disdamkartan for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Buaya  sepanjang 4,5 meter berhasil ditaklukkan anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Minggu (17/3/2019) malam. Buaya tersebut ditangkap di kawasan Bontang Permai, Jalan Catur 7, RT 7, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Ketua RT 7 Kelurahan Api-Api, Teguh Suharjono mengungkapkan, pada pukul 07.00 Wita salah seorang warga sedang duduk santai di tepi sungai. Pada saat itu, dia melihat buaya tersebut.

Menyadari keberadaan buaya, saksi mata itu panik. “Dia memanggil anaknya. Secara tidak langsung, semua warga tahu. Lalu kami memanggil petugas untuk menangkap buaya itu,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengendalian Oprasional Disdamkartan, Ahmad Rivani mengungkapkan, buaya tersebut sering muncul di sekitar sungai. Warga pernah melihatnya di Jalan Tomat dan Jalan Catur. “Kami pernah menunggu buaya itu saat keluar. Tetapi hasilnya nihil,” ucapnya.

Ahmad menyebut, proses penangkapan reptil dengan nama latin crocodylus porosus itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Pasalnya, kondisi air sungai sedang surut. Sehinga petugas dengan mudah menjebaknya.

“Hanya membutuhkan tenaga saja untuk menangkap buaya ini. Karena sangat besar,” terangnya.

Pada saat penangkapan berlangsung, banyak warga yang ingin melihat buaya tersebut. Hal itu menghambat petugas yang berusaha menangkap buaya tersebut. “Banyaknya penonton, masih menjadi kendala bagi kami,” sebutnya.

Dia mengimbau warga yang tinggal di tepi sungai agar selalu waspada. Jika ada yang melihat hewan buas itu, warga diminta melaporkannya ke Disdamkartan.

Buaya Berkeliaran Sering Ditemukan di Bontang

Pada 25 Januari lalu, warga RT 18, Kelurahan Loktuan, Bontang, dihebohkan dengan keberadaan buaya di parit di sekitar rumah warga. Beberapa hari sebelumnya, buaya tersebut sudah hilir mudik di pemukiman penduduk.

Dikutip Merdeka.co, personel Bhabinkamtibmas Loktuan, Ahmad Bajuri mengungkapkan, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Loktuan, BPBD, Polres Bontang, dan warga berinisiatif menangkap buaya yang meresahkan itu.

“Setelah kita terima laporan warga soal buaya itu, kita lakukan penangkapan dengan cara manual. Baik itu menggunakan kayu, tali, dan jaring,” kata Ahmad.

Setelah melewati proses panjang, buaya tersebut berhasil ditangkap petugas. Pemerintah setempat mengamankan reptil bertubuh besar itu di Taman Nasional Kutai (TNK).

Sudah Banyak Korban Jiwa

Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga
Buaya ini diamankan setelah menerkam seorang pemuda di Kutim. (istimewa)

Keberadaan buaya muara menjadi ancaman bagi warga. Sudah banyak korban jiwa yang diterkam hewan buas tersebut. Di Bontang, belum pernah ada buaya yang menerkam manusia. Namun di daerah sekitar seperti Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Timur (Kutim), beberapa orang pernah diserang buaya.

Dikutip Klik Bontang, pada 17 September 2017, jasad Arjuna (16) dan Supriyanto (36), ditemukan petugas di Sungai TB, Muara Jawa, Kabupaten Kukar. Keduanya terlihat dengan kondisi tubuh yang masih utuh. Hanya saja di bagian kaki kanan terdapat bekas luka berlubang, bagian mulut robek, dan sebagian kulit sudah mengelupas.

Setahun yang lalu, 2 Maret 2018, jasad Andi Aso (36), warga RT 04, Desa Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kutim, ditemukan di sekitar Sungai Kabuyahan tanpa kaki dan tangan sebelah kiri karena diterkam buaya muara.

Di hari yang sama, petugas gabungan menangkap buaya dengan ukuran jumbo itu. Penangkapan dilakukan aparat dengan menembak reptil tersebut. Sedikitnya lima kali tembakan bersarang di sekujur tubuhnya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Ufqil Mubin

4.2/5 (6 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close