HeadlineIsu Terkini

Cerita di Balik Kisah Pilu Dhony yang Harus Menikah di Depan Jasad Ayahnya Ketua DPRD Samarinda Siswadi

Cerita di Balik Kisah Pilu Dhony yang Harus Menikah di Depan Jasad Ayahnya Ketua DPRD Samarinda Siswadi
Putra mendiang Siswadi, Romadhony Putra Pratama mengelar akad nikah di depan jenazah ayahnya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Meninggalnya Ketua DPRD Samarinda Siswadi yang terbilang mendadak pada Jumat (210/7/20) pukul 11.00 Wita, menyisakan kisah pilu. Di tengah ratusan warga yang datang melayang almarhum, putra sulungnya Romadhony Putra Pratama memutuskan mengelar akad nikah di depan jasad sang ayah sekira pukul 16.30 Wita sore tadi.

Di tengah isak tangis, dengan suara penuh keterbata-bataan, Romadhony dengan keyakinan yang begitu kuat melafazkan bait demi bait proses ijab kabul dengan sang kekasih Indry Hardiyanti Rukmana.

Apa yang coba dilakukan lelaki yang karib disapa Dhony itu adalah sebagai usaha terakhir mewujudkan keinginan sang ayah agar dia segera beristri. Sebelum sang ayah berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa dengan begitu tiba-tiba, Dhony dan Indry Hardiyanti Rukmana diketahui tengah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat.

“Saya terima nikahnya Indry Hardiyanti Rukmana binti Haji Andi Pamaisong dengan mas kawin sebesar Rp100 ribu dibayar tunai,” seru Dhony yang diikuti dengan isak tangis dari keluar, kerabat, dan para pelayat.

Setelah selesai mengelar akad nikah, jenazah almarhum Siswadi pun langsung di antar ke liang kubur di TPU Jalan Damanhuri, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang.

Terlihat istri dari Siswandi, Rini Gustiana tak henti-hentinya menangis, lantaran ditinggal oleh suaminya yang sudah puluhan tahun menemaninya, terlebih di acara pemakaman suaminya, anak sulungnya pun secara langsung juga menggelar akad nikah.

Setelah selesai pemakaman, awak media pun mulai menanyakan maksud mengapa Dhony mengelar akad nikah secara mendadak di depan jenazah sang ayah.

“Pernikahan ini sebelumnya sudah di rencanakan pada tahun ini,” ujar Dhony sambil bergegas meninggalkan tempat pemakaman.

Untuk diketahui, mendiang Siswadi merupakan salah satu politikus senior di Kota Tepian -sebutan Samarinda. Terbukti, dia diamanahkan menjadi anggota DPRD Samarinda selama 4 periode berturut-turut.

Tidak hanya itu, dalam karier politiknya, Siswadi 2 kali menjabat sebagai ketua DPRD Samarinda. Di sisi kepartaian, hingga di 2020 ini, dia tercatat sebagai ketua DPC Partai PDI Perjuangan Samarinda.

Kemahiran Siswadi dalam berpolitik turun ke putranya Dhony. Putra sulungnya itu tercatat sekarang duduk sebagai anggota DPRD Kaltim. Di dunia politik, nama Dhony tercatat sebagai anggota DPRD Kaltim periode 2019-2024 dengan usia termudah yakni 23 tahun. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close