Isu Terkini

CJH Lansia Bontang Capai Tujuh Orang

CJH Lansia Bontang Capai Tujuh Orang
CJH asal Bontang saat melaksanakan proses perekaman biometrik di Balikpapan beberapa waktu lalu. (Kemenag Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) Bontang yang telah dipastikan Kemenag  keberangkatannya tak hanya berusia muda, namun ada pula yang lanjut usia (lansia). Dari total 144 CJH, terdapat 7 CJH yang terkategori lansia. Kemenag Bontang pun berharap para lansia ini dapat tetap menjaga kesehatannya hingga musim haji tiba.

Para CJH ‘uzur’ ini dikategorikan lansia karena sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan usia Jemaah, yaitu jika usianya lebih dari 75 tahun. Ketujuh CJH Bontang ini rata-rata berusia 80 tahun. Sedangkan CJH paling muda berusia 27 tahun.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bontang, Ali Mustofa menjelaskan, para CJH lansia  dipastikan berangkat karena telah dinyatakan lolos tes kesehatan jasmani dan rohani. Karena, pasca proses keberangkatan CJH yang terhubung dengan Sistem Komputer Haji Terpadu dan Kesehatan (Siskohat), seluruh CJH yang dinyatakan berangkat harus melalui 3 tahap pemeriksaan kesehatan.

“CJH lansia Bontang sudah berhasil lolos pemeriksaan kesehatan tahap I dan II,” ujar Ali.

Ditambahkannya lagi, walaupun para CJH lansia ini dipastikan kesebarangkatannya karena sudah lolos tes kesehatan, namun tetap diharuskan berangkat bersama mahramnya. Bisa suami atau istri, anak dan saudara kandungnya.

“Mahramnya ini juga sudah mendaftar dan dipastikan keberangkatannya bersamaan dengan keputusan CJH lansia tersebut,” bebernya.

Ia pun berharap para CJH lansia ini dapat tetap menjaga kesehatan hingga hari H keberangkatan. Pasalnya, masih ada 1 tahap lagi pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, yaitu di Embarkasi Balikpapan di Asrama Haji. Di tahap terakhir ini, apabila CJH dinyatakan tidak lolos tes maka dibatalkan keberangkatannya.

“Mereka harus benar-benar jaga kesehatan jika ingin berangkat haji,” tegasnya.

CJH Lansia Bontang Capai Tujuh Orang
Plang nama VFS Tasheel sebagai pelaksana perekaman biometrik berlokasi di Balikpapan Ocean Square. (Kemenag Bontang)

Ali pun menginformasikan, sekira 2 mingguan lalu para CJH Bontang sudah melaksanakan tahapan proses perekaman biometrik di Balikpapan oleh VFS Tasheel. Perekaman biometrik ini dilakukan sebagai salah satu kewajiban dalam syarat pengurusan visa haji.

CJH Lansia se-Indonesia Capai Empat Ribu Lebih

Sementara itu, berdasarkan informasi yang disadur dari Jawapos.com, total jumlah CJH lansia tahun ini mencapai 4.814 CJH. Kepala Subdirektorat Data dan Sistem Informasi Haji Terpadu Kemenag Pusat, Moh Hasan Afandi mengungkapkan, setiap tahun jumlah CJH berusia di atas 75 tahun selalu banyak. Bahkan tahun lalu sekira 60 persen berusia lebih dari 60 tahun.

Afandi menyebutkan, tahun ini rekor CJH tertua dipegang oleh Rahma Alhasin. Wanita asal Kabupaten Fak-Fak, Papua Barat, yang berusia 105 tahun. Alhasin tercatat lahir pada 7 Februari 1914. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Yusva Alam

5/5 (2 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close