Hard NewsHeadlineHukum

Curi Motor di Masjid, Residivis Dilumpuhkan Polisi

residivis
Tersangka saat diaamankan oleh jajaran Reskrim Polres Bontang(Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Bukannya bertobat di masjid, MT justru menodai tempat ibadah umat muslim dengan mencuri sepeda motor milik Adhitya Nugraha di tempat parkir Masjid Al Hidayah, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (28/12/19) lalu.

baca juga: Buah Simalakama Video Penculikan di Samarinda, Pelaku Penyekapan hingga Penyebar Video Terancam Dipenjarakan

Sudah menjadi kebiasaan Adhitya ketika Subuh melaksanakan salat di masjid pukul 05.00 Wita. Pagi itu dia meletakkan kunci motornya di atas kotak amal masjid. Kemudian Adhitya melaksanakan salat wajib dua rakaat berjamaah. Usai salat, dia mencari-cari kunci motornya namun tak ditemukan di tempat semula. Paniklah Adhitya terburu-buru ke parkiran berharap motornya masih berada di sana. Namun sayang, sepeda motor Honda Vario 125 hitam milik warga Jalan Ahmad Yani RT 9, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara ini ternyata hilang.

Bergegas Adhitya langsung melaporkan berita kehilangannya ke Polres Bontang. Dia mengaku mengalami kerugian sekira Rp 10 juta. Tak menunggu waktu lama, sekira pukul 17.00 Wita Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang bersama Unit Reskrim Polsek Bontang Utara berhasil meringkus MT, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik Adhitya.

Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Mahfud Hidayat mengatakan usai mencuri motor di tempat parkir, MT menyembunyikan kendaraan tersebut di halaman futsal sebelah Hotel Akbar, di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Bontang Selatan.

Tim Rajawali akhirnya menyanggong sekira 2 jam setelah mengetahui barang bukti yang disembunyikan MT di area futsal.

Kemudian pelaku datang hendak mengambil sepeda motor tersebut dan polisi berupaya menangkap pelaku. Saat akan ditangkap, kata Mahfud, pelaku mencoba melarikan diri.

“Diberi peringatan dia tidak menghiraukan, akhirnya dilumpuhkan dibetis kirinya,” jelasnya kepada Akurasi.id, belum lama ini.

Mahfud mengungkapkan saat ini masih dalam tahap mengembangkan kasus tersebut. Tindak lanjutnya masih mencari dan memeriksa para saksi dan melakukan pengembangan tempat kejadian perkara (TKP). Akibat perbuatannya MT terkena Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

“Masih kita kembangkan, tidak menutup kemungkinan TKP-nya lebih dari 3 dan bisa jadi tidak hanya kasus curanmor yang dilakukan MT,” terangnya.

Residivis Panjang Tangan Tak Kenal Kapok

Rupanya MT sudah terbiasa ‘panjang tangan’ sejak lama. Pria berusia 24 tahun ini merupakan residivis dari lapas Kediri, Jawa Timur karena mencuri ponsel pada 2017 silam.

Rupanya keluar dari hotel prodeo bukannya membuat MT jera. Dia kembali melancarkan aksinya di Kota Taman –sebutan Bontang-. Dari hasil interogasi polisi, belum lama ini MT juga mencuri dua unit sepeda motor. Yakni motor jenis Honda Supra 125 putih hijau yang dicurinya di Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara. Namun motor tersebut telah dijual di Balikpapan.

Pelaku juga mengakui telah mengambil motor jenis Honda Scoopy di sekitar Bukit Indah, Kecamatan Bontang Selatan. Bahkan motor tersebut juga dijual di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur.

MAHYUNADI

“Dua barang bukti masih dalam tahap pencarian,” kata Mahfud.

Mahfud mengimbau kepada masyarakat Bontang untuk lebih waspada menjaga barang berharga, terutama sepeda motor. Dia memperingatkan agar tidak meninggalkan kunci motor di tempat yang bisa dijangkau orang lain.

“Ingat kejahatan selain karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan,” pesannya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close