Politik

Debat Pamungkas Neni-Joni Sampaikan Visi-Misi Serta Tunjukkan 4 Kartu Sakti Bagi Masyarakat Bontang

Debat Pamungkas Neni-Joni Sampaikan Visi-Misi Serta Tunjukkan 4 Kartu Sakti Bagi Masyarakat Bontang
Paslon Neni-Joni saat mengikuti kegiatan Debat Publik Pilkada Bontang yang digelar KPU di Samarinda. (Istimewa)

Debat pamungkas Neni-Joni sampaikan visi-misi serta tunjukkan 4 kartu sakti bagi masyarakat Bontang. Neni-Joni merasa optimis mereka bisa membangun Kota Bontang dengan berbagai program pembangunan yang telah mereka siapkan.

Akurasi.id, Bontang – Debat terbuka kedua atau bisa disebut debat pamungkas yang diselenggarakan KPU Bontang di Samarinda akhirnya terlaksana. Berbeda dengan debat sebelumnya, kedua paslon wali kota pada debat terbuka ini didampingi calon wakilnya masing-masing untuk bersama-sama menyampaikan visi-misi.

Baca juga: Suburnya Iklim Investasi Jadi Magnet Pemikat Neni Moerniaeni Dalam Debat Publik Pilkada Bontang 2020

Dengan tema meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, serta menyelesaikan pembangunan daerah kota dan provinsi dengan nasional. Paslon nomor urut 02, yakni Neni Moerniaeni dan Joni Muslim,  menjawab tantangan itu.

Dalam penyampaian visi-misinya dengan melanjutkan program yang sudah ada, salah satunya  meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), menjadikan Bontang sebagai kota maritim serta menjadikan Bontang sebagai kota bebas banjir.

“Upaya kami membenahi Bontang dari permasalahan banjir dengan menganggarkan 10 persen dari APBD, yakni kami akan membangun polder dan saluran drainase serta yang tak kalah penting, kami akan mendorong gubernur segera membangun Waduk Suka Rahmat, selain untuk penanggulangan banjir, waduk itu akan diperuntukan sebagai air baku untuk warga Bontang,” ucap Neni Moernaeni saat menyampaikan visi-misi padat debat terbuka Rabu malam (18/11/2020).

Selain itu, dalam pemaparan visi-misinya, program Neni-Joni yang tak kalah pentingnya yakni pendidikan gratis dari SD, SMP, SMA dan Pondok Pesantren, serta kenaikan insentif para guru dan honorer. “Adapun lainnya seperti BPJS kesehatan gratis, insetif lebih bagi petugas medis, serta peningkatan kelas rumah sakit dari kelas C ke B, bahkan sampai ke kelas A,” paparnya.

Neni sebagai petahanan wali kota Bontang tahu betul apa yang dibutuhkan masyarakat dan Kota Bontang ke depan. Melalui program-program yang dirasa tepat, peluang Neni untuk duduk kembali menjabat wali kota Bontang sangatlah terbuka.

Baca Juga  KPPS Berebas Tengah Dilantik dan Ambil Sumpah Jabatan

Yang mengejutkan lagi di akhir segmen debat, Neni-Joni akhirnya mengeluarkan “4 Kartu Sakti”. Ada 4 kartu sakti itu antara lain, pertama Kartu Lansia Sejahtera, kartu yang akan diberikan kepada para lansia untuk menerima bantuan setiap bulannya.

Kedua Kartu Gratis PBB, yang akan diperuntukan bagi masyarakat pra sejahtera, dalam pembayaran PBB. Ketiga Kartu Smart Santri, kartu yang diberikan bagi pelajar dan penggiat agama yang menempuh pendidikan di pondok pesantren. Dan yang terakhir Kartu Pra Kerja, kartu ini akan diberikan bagi kaum milenial di Bontang yang tengah mencari kerja.

Diakhiri pernyataan penutup, tak lupa Neni memberikan apresiasi kepada perusahaan dan anak perusahan seperti PKT, anak perusahaan dan PT Basak NLG yang telah membantu Pemerintah Kota Bontang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak PKT dan PT Badak, serta anak perusahaan semoga tetap eksis, dan berkelanjutan dan selalu membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat dan Kota Bontang,” pungkasan Neni. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks