Hard NewsHukum

Demi Kebutuhan Uang Lebaran, Kakak Beradik di Samarinda Nekat Curi Mobil

kakak beradik
Para pelaku pencurian mobil tak berkutik ketika diamankan Polsek Samarinda Seberang. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Mendekati hari raya Idulfitri, setiap orang berupaya keras untuk medapatkan uang apa lagi di tengah pandemi seperti saat ini, banyak orang rela melakukan apa saja, contohnya seperi kakak beradik satu ini. Alex (24) dan Rian (22) serta seorang rekannya bernama Nasir (24), nekat melakukan aksi pencurian mobil untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

baca juga: Pakai Cara Hipnotis, Pria ini Melakukan 25 Kasus Penggelapan di Bontang dan Kutim

Berawal dari sesorang yang memesan mobil untuk dibawa ke Kalimantan Selatan (Kalsel), ketiganya nekat mencuri mobil yang ditinggal pemiliknya dipinggir jalan. Apesnya, belum sempat mendapatkan hasil dari curiannya, langkah ketiganya terhenti ketika diamankan polisi saat berada di Balikpapan, Minggu (10/5/20).

Menurut salah satu pelaku bernama Rian, dia dan rekanya dijanjikan Rp5 juta dari orang yang memesan mobil tersebut. “Uangnya buat tambah-tambahan Lebaran, sebab lockdown begini susah cari pendapatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Samarinda Sebrang Kompol Suko Widodo menjelaskan, aksi pencurian itu bermula saat korban yang menggunakan mobil Inova Silver bernopol KT 1458 KK sedang berhenti di bibir Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang.

Ketika itu, korban menepi sejak dengan tujuan untuk membeli rokok dengan keadaan mesin mobil masih menyala. “Saat pemilik menunggu uang kembali pelaku langsung masuk dan membawa lari (mobil),” ungkap Suko.

Setelah mengetahui mobilnya dicuri, korban segera ke kantor polisi dan melaporkan hal tersebut. “Kami langsung melakukan pengembangan dan mendapati ketiga pelaku berada di Balikpapan,” imbuhnya.

Mengetahui keberadaan para pelaku, tanpa pikir panjang pihak kepolisian dengan cepat mengamankan ketiganya saat sedang tertidur pulas di sebuah rumah. Tanpa perlawanan, ketiganya segera digelandang menuju Polsek Samarinda Seberang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Antara pelaku dengan pemesan masih melakukan tawar menawar harga. Kasus ini pun masih kami dalami untuk pengembangan lebih lanjut,” tandasnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman Pasal 362 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks