Isu Terkini

Dikira Bau Ikan Asin, Ternyata Mahasiswa Unmul Ditemukan Meninggal di Kompleks Kampus

Petugas kepolisian melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi mayat mahasiswa Unmul Samarinda ditemukan meninggal. (Muhammad Aris/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Seorang mahasiswa bernama Muhammad Akbar ditemukan tidak bernyawa di sebuah rumah kos-kosan di Jalan M Yamin, Kelurahan Gunung Kelua, kawan kompleks Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Senin (30/9/19) sekira pukul 10.30 Wita.

Mahasiswa fakultas kehutanan itu, pertama kali ditemukan rekan korban bernama Akhmad Nasykhuddin (22). Menurut pengakuan Akhmad, awalnya dia mendapati cairan bercampur darah mengalir di pintu kos korban.

“Begitu saya lihat ada cairan darah mengalir, saya langsung panggil bapak kos. Saya enggak berani buka pintunya,” ungkap dia.

Dugaan sementara, korban yang diketahui mahasiswa jurusan kehutanan angkatan 2015 itu, meninggal lantaran sakit. Ketika ditemukan, mayat korban sudah dalam keadaan berbau.

“Setelah dibuka pintu kosnya, mayat dia (Akbar) sudah dalam terbaring tengkurap,” ungkapnya.

Akhmad bercerita, terakhir kali dia menemukan korban pada Rabu malam (25/9/19). Sebelum itu, korban diketahui sempat kumpul-kumpul bersama rekannya yang lain.

“Saya ketemuan terakhir dia (Akbar) setelah salat isha pada Rabu malam lalu,” tuturnya.

Beberapa hari setelah itu atau Sabtu (28/9/19), Akhmad sempat mencium ada bau dari dalam kamar korban. Namun saat itu, Akhmad mengira hanya bau ikan asin atau kecap asin yang tumpah.

“Depan kamar dia (Akbar) sudah bau kayak ikan asin. Sekitar jam 2 pagi, ada cairan keluar dari dalam kos dia. Saya colek, ternyata bau,” jelasnya.

Pada Senin pagi tadi (30/9/19), Akhmad dibuat penasaran, karena mendapati sudah banyak darah dan lalat di depan pintu kos korban. Atas hal itu, Akhmad menginformasikan kepada pemilik kos.

“Dia (Akbar) itu anaknya baik, pendiam orangnya. Dia juga rajin salat dan ke masjid,” katanya.

Baik Akhmad dan pemilik kos yang mengetahui ada mayat, langsung melaporkan masalah tersebut kepada pihak kepolisian. Pukul 11.10 Wita, tim penyidik Polres Samarinda pun langsung ke lokasi. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih dilakukan Polres Samarinda. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (10 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close