Corak

Disporapar Inisiasi Pembentukan PRI di Tingkat Kecamatan dan Kelurahan

Disporapar Inisiasi Pembentukan PRI di Tingkat Kecamatan dan Kelurahan
Suasana Pelantikan pengurus PRI Kaltim dan PRI Bontang beberapa waktu lalu. (Disporapar for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Guna mengoptimalisasi peran pemuda Bontang terhadap rawan bencana dan rawan sosial di tengah-tengah masyarakat, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menginisiasi pembentukan Pemuda Relawan Indonesia (PRI) hingga ke level paling bawah, yakni kecamatan dan kelurahan. Program ini nantinya akan menjadi pilot project bagi kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, PRI merupakan organisasi kepemudaan yang bersifat kerelawanan dan kesukarelaan, langsung berada di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Keberadaannya terbentuk secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga di setiap kabupaten/kota. Termasuk di Bontang pun sudah terbentuk sejak 2018 lalu.

Rosianton Herlambang, Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar yang juga menjadi inisiator dalam program ini menjelaskan, alasan program ini harus terbentuk hingga ke level kecamatan dan kelurahan adalah, agar peran pemuda khususnya dalam menangani, mencegah, dan mengentaskan rawan bencana dan rawan sosial bisa lebih dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder dari tingkat atas sampai bawah.

Contoh nyata di lapangan di antaranya seperti ikut terlibat aktif dalam penanggulangan dan evakuasi ketika terjadi bencana, sinergi bersama stakeholder dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk ikut mengentaskan kemiskinan dan pengangguran, membantu aparat dalam meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan kebangsaan dan kamtibmas, sinergi memberantas peredaran narkoba, meningkatkan kepedulian pemuda terhadap kondisi di sekitarnya, serta mengatasi berbagai permasalahan sosial lainnya.

“Alhamdulilah program ini telah mendapat respon baik dan telah didukung oleh berbagai stakeholder ada di Bontang. Dalam waktu dekat, PRI akan segera terbentuk di tiga kecamatan dan lima belas kelurahan di Bontang,” ucapnya.

Disporapar Inisiasi Pembentukan PRI di Tingkat Kecamatan dan Kelurahan
Rosianton Herlambang, Inisiator pembentukan PRI hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan. (Disporapar for Akurasi.id)

Rosianton menjabarkan lebih lanjut, selain ikut membantu mengentaskan permasalahan rawan bencana dan rawan sosial, alasan lainnya yang melatarbelakangi pembentukan PRI yaitu, masih tingginya perilaku destruktif para pemuda khususnya di Kota Taman. Seperti tawuran, balapan liar, minuman keras, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba. Sehingga diharapkan hadirnya PRI ini, bisa menjadi wadah para pemuda menyalurkan hobi dan bakatnya, wadah untuk berkreasi, berpikir inovatif, mandiri, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Tentu ke depan PRI Bontang bakal mendapat pembinaan dan pendampingan dari kami. Mereka akan dibekali dengan berbagai pelatihan untuk meningkatkan keahlian mereka,” pungkasnya. (*)

Penulis: Bambang Al-Fatih
Editor: Yusva Alam

5/5 (1 Review)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close