Hard NewsHukum

Edarkan Narkoba, Warga Loktuan Diringkus Sat Reskoba Polres Bontang

warga loktuan
Pelaku TR yang kini mendekam dibalik jeruji besi. (Humas Polres Bontang for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Baru sepekan terlewati di awal tahun baru, peredaran obat-obatan terlarang kembali terkuak di Kota Taman –sebutan Bontang-. Kali ini warga Loktuan tertangkap tangan oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang lantaran telah mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu, Senin (6/1/20) belum lama ini.

baca juga: Akui Adanya Keteledoran, Polisi Santuni Istri Mayat yang Meninggal Terborgol di Sungai Mahakam

Unit Opsnal Sat Reskoba mengamankan TR (42) di kediamannya. TR merupakan warga Jalan Kapal Selam 1 RT 16, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa 14 bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 5 gram.

Selain sabu-sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya seperti 1 set bong yakni alat untuk mengisap zat psikotropika seperti sabu-sabu. Selain itu polisi juga menyita korek gas, 1 unit timbangan digital, sedotan berujung runcing, 1 kotak rokok gudang garam, 1 unit ponsel, dan 8 lembar plastik klip.

warga loktuan
Barang bukti pelaku yang disita polisi. (Humas Polres Bontang for Akurasi.id)

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Res Narkoba AKP I Gusti Ngurah Suarka yang didampingi Kasubbag Humas AKP Suyono membenarkan bila anggotanya berhasil mengamankan seorang pria yang menyimpan narkotika jenis sabu-sabu di rumahnya.

Pengungkapan peredaran narkoba tersebut berawal dari informasi masyarakat. Penemuan barang bukti pun diakui kepemilikannya oleh tersangka usai digeledah petugas.

Menurut pengakuan TR, dirinya baru menjalankan bisnis barang haram tersebut baru sepekan terakhir. Pria pengangguran ini mengaku awalnya membeli 10 gram. Kemudian dalam kurun waktu 3 hari sabu-sabu tersebut habis terjual. Merasa masih aman, TR kembali membeli 10 gram sabu-sabu. Namun belum habis terjual, polisi sudah mengendus perbuatan buruknya.

“Dari mana barang tersebut diperoleh dan dijual ke mana saja, saat ini kami masih melakukan pengembangan. Pelaku mengaku hasil penjualan barang haram tersebut digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap I Gusti Ngurah Suarka, Kasat Reskoba.

MAHYUNADI

Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Bontang guna menjalani proses hukum. Kasubbag Humas AKP Suyono menegaskan pelaku TR dapat terjerat Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UURI) nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“TR terpaksa menginap di hotel prodeo dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 20 tahun penjara,” jelas Suyono. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close