Hard NewsHukum

Efek Tenggak Alkohol, Bapak Tiga Anak Tak Sungkan Layangkan Balok ke Remaja SMA

remaja SMA
Bayu hanya tertunduk lemas saat setelah diamankan polisi akibat melakukan penganiayaan. (Dok Polsek Sungai Kunjang).

Akurasi.id, Samarinda – Akibat mabuk karena pengaruh minuman keras alias miras memang membuat orang bisa bertindak di luar kendali. Tak sedikit ungkapan seperti ini telah diutarakan, bahkan salah satu musisi ternama tanah air Roma Irama juga menuliskan hal tersebut di dalam salah satu judul lagunya.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Natal dan Tahun Baru, Polres Kutim Musnahkan 2.260 Botol Miras

Meski demikian, sepertinya hal tersebut tak banyak di dengar oleh sebagian orang. Nyatanya seperti yang dialami seorang ayah anak tiga bernama Bayu Raka Siwi pada Jumat (13/12/19) pekan lalu, sekira pukul 17.00 Wita, di Jalan M Said, Gang 10, Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang, tak jauh dari kediamannya.

Ia terpaksa harus mendekam di balik kurungan besi Polsek Sungai Kunjang, akibat melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja SMA. Tak hanya itu, raut kesedihan dari wajah Bayu tampak jelas saat dijumpai awak media Kamis (19/12/19) siang.

Karena, tepat pada hari ini ia harus merayakan hari kelahiran ke 32 di dalam ‘hotel prodeo’. Informasi diterima, kejadian kala itu bermula saat Bayu tengah menegak sebotol miras.

Di saat bersamaan, melintaslah seorang remaja bernama Muhammad Said (18) di hadapan Bayu. Tak hanya sekali, menurut keterangan pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis barang elektronik ini, jika remaja kelas 11 SMA itu hilir mudik beberapa kali hingga membuatnya kesal dan gelap mata.

Sejurus kemudian, Bayu yang emosinya terpancing langsung  melayangkan balok kayu ke bagian pinggang Said. “Saya enggak sadar. Waktu itu ya spontan saja langsung pukul dia (Said),” ungkapnya saat dijumpai siang tadi.

Saat itu, Bayu mengaku betul-betul dibutakan oleh amarahnya. “Saya kenal juga enggak dengan dia. Enggak niat mencuri, saya cuma mabuk, jujur saya khilaf,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Kunjang Kompol I Ketut Gede Suardana melanjutkan, setelah Bayu memukul bagian pinggang Said hingga menyebabkannya tersungkur.

Remaja laki-laki itu langsung memilih kabur dan memacu sepeda motornya sekencang mungkin meninggalkan Bayu, karena ia diselimuti rasa takut dan tak berani melakukan perlawanan.

“Korban (Said) saat itu lagi berkunjung ke rumah temannya, makanya melintasi jalan tersebut,” ungkap polisi berpangkat melati satu ini.

MAHYUNADI

Tak lama setelah itu, Said langsung memberikan laporan resminya kepada pihak berwajib. “Karena bekas pukulan itu, korban mengalami sakit pada pinggulnya dan langsung melapor kepada kami,” sambungnya.

Setelah mendapatkan informasi dari Said yang telah membuat laporan resminya, polisi langsung membekuk Bayu di kediamannya, pada Senin (16/12/19) sekira pukul 21.00 Wita.

Bak sudah jatuh tertimpa tangga, Bayu selain harus rela merayakan hari ulang tahunnya di balik jeruji besi. Dia juga terjerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman dua tahun delapan bulan kurungan badan. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks