HeadlineHukum

Erik Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Perampokan Mobil di Komplek BTN – PKT

Erik Ditetapkan Tersangka Kasus Perampokan Mobil di Komplek BTN - PKT
Tersangka perampokan dan penganiayaan karyawan PKT ini sudah ditetapkan sebagai DPO Polres Bontang. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Pekan lalu warga Bontang dihebohkan kasus perampokan dan penganiayaan karyawan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Hari ini, kasus tersebut memasuki babak baru.

Kepolisian Resort (Polres) Bontang melalui Unit Reserse Kriminal (Reskrim) menetapkan Muhammad Taufik Eriyandi alias Erik (32) sebagai tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut.

Polisi mengantongi bukti setelah identitas Erik tertinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Enggang, Blok F-3, Komplek BTN PKT. Identitasnya pun sempat viral di jagat maya. Namun polisi baru menetapkannya sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara pada Jumat (12/7/19).

Baca Juga: Setelah Disekap dan Dianiaya, Mobil Serta ATM Pria Ini Dirampok

Karena itu, Erik masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Polisi menetapkannya setelah mengambil keterangan dari lima orang saksi. Yakni empat orang dari umum dan satu orangnya merupakan korban,” terang Kasubag Humas Iptu Suyono, Senin (15/7/19).

Olah TKP yang dilakukan Unit Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Polres Bontang juga menyimpulkan SIM A yang tertinggal adalah milik Erik.

Kesimpulan tersebut diperkuat keterangan kakak tersangka sebagai saksi, teman satu kos, korban perampokan, serta saksi lain yang berdomisili di sekitar TKP.

“Termasuk pemilik kos yang membenarkan barang tertinggal tersebut milik Erik,” jelas Suyono.

Baca Juga: Diduga Bersembunyi di Hutan, Perampok Mobil Karyawan PKT Masih Diburu Polisi

Hingga berita ini dipublikasi, Erik masih dalam pengejaran polisi. Dari pantauan polisi, dia bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Karena itu, polisi terus memantau keberadaannya.

“Tersangka masih berada di Kaltim. Hanya saja terus bergerak. Makanya kami terus berupaya [mengejarnya]. Karena untuk mencari orang bukan hal yang mudah,” sebutnya.

Suyono mengimbau siapa pun yang melihat Erik agar melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat.

Sebelumnya diberitakan Erik diduga kabur ke hutan di Bukit Soeharto usai meninggalkan mobil avanza bernomor polisi B 1564 KRE di Warung Panjang Kilometer 56.

Erik melakukan aksi perampokan pada Senin (8/7/19) lalu sekira pukul 06.30 Wita dengan menodongkan pisau dan menyerkap korban bernama Bela Indi Sulistyo. (*)

Penulis: Ayu
Editor: Yusva Alam

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close