HeadlinePolitikRiwayat

Erwin, Politisi yang Tidak Sungkan Melayangkan Kritikan, Punya Mimpi Jadi Wali Kota Terbaik di Samarinda

Erwin Izharuddin
Ada banyak program pembangunan yang ingin dilakukan calon Wali Kota Samarinda Erwin Izharuddin untuk menjadikan Kota Tepian sebagai kota modern. (tim design akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Setiap figur yang ingin maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2020 mengusung mimpi serta visi yang berbeda-beda. Ada yang fokus membenahi infrastruktur, meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM), keuangan, dan ada juga yang ingin menyelesaikan persoalan banjir menahun di Kota Tepian -sebutan Samarinda. Salah satu sosok yang ingin membenahi Kota Samarinda adalah Erwin Izharuddin.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai PAN itu, memiliki keinginan menjadikan Samarinda sebagai kota modern. Daerah yang memiliki tata kota yang rapi, bersih, dan juga asri. Sehingga nyaman untuk menjadi tempat tinggal.

Baca Juga: Erwin, Banyak Solusi Buat Samarinda, Hanya (Pemimpinnya) Malas Berpikir

Ada banyak alasan mengapa Erwin, sapaan karibnya, menginginkan Kota Tepian sebagai kota modern. Salah satunya yakni menjadikan Samarinda sebagai kota percontohan bagi pembangunan di Kaltim maupun kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

“Saya hanya ingin agar Samarinda menjadi kota yang rapi, indah, dan enak ditinggali. Kita enggak usah bicara kedaulatan kalau yang itu saja belum bisa kita benahi,” kata dia saat berbincang ringan dengan media ini, Senin (4/11/19).

Dia merasa, buruknya penataan Kota Samarinda telah menjadi rahasia publik. Sebagai ibu kota Kaltim, Samarinda dapat dikatakan jauh dari kata indah dan rapi. Selain karena memang tata pembangunan yang semrawut, infrastruktur jalan hingga sarana publik yang ada di Samarinda masih jauh dari kata layak.

“Saya punya banyak mimpi terhadap perbaikan Kota Samarinda. Saya ingin mengubah orientasi pejabat di Samarinda yang hanya berorientasi proyek. Saya mau pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Buruknya tata kota hingga penyelenggaraan pembangunan di Kota Tepian, tidak dapat dilepaskan dari cara berpikir pemimpin hingga pejabat yang tidak terstruktur serta jangka panjang. Hal itu dapat dilihat dari kondisi infrastruktur dan sarana publik yang cepat rusak serta tidak mempunyai orientasi.

Di sisi lain, perencanaan pembangunan yang dibuat pemerintah, tampak tidak melibatkan mereka yang memiliki keahlian di bidang itu. Sehingga wajar Erwin menilai ada banyak pelaksanaan pembangunan yang tumpang tindih antara satu dengan yang lainnya.

“Kalau perencanaan pembangunan itu diserahkan pada ahlinya, saya yakin Kota Samarinda ini tidak akan semrawut. Perencanaan pembangunan itu tidak boleh hanya bersifat jangka pendek tetapi juga jangka panjang,” sebutnya.

Erwin Izharuddin

Benahi Pendidikan, Hadirkan Sekolah Bertaraf Internasional

Mimpi lain yang dibawa Erwin Izharuddin yakni menghadirkan sekolah bertaraf internasional di Kota Samarinda. Mulai dari tingkat paling dini, yakni sekolah taman kanak-kanak (TK), SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Dari setiap jenjang itu harus terkoneksi baik agar selaras dalam mencetak anak-anak Kota Tepian yang mempunyai sumber daya manusia  (SDM) yang unggul dan berakhlak.

Menurut Erwin, salah satu yang harus disiapkan untuk menghadirkan sekolah bertaraf internasional yakni dengan menyiapkan para tenaga pendidik berkualitas. Nantinya, tenaga pendidik bisa dihadirkan dari luar negeri maupun dari para tenaga pendidik di daerah lainnya di Tanah Air. Maupun yang ada di Samarinda.

“Kalau saya diamanahkan menjadi wali kota Samarinda, saya ingin di sini ada sekolah internasional seperti yang ada di Jakarta. Mereka yang jadi pengajarnya harus mereka yang punya SDM bagus,” tuturnya.

Keberadaan sekolah internasional dibutuhkan untuk mendongkrak daya saing SDM di Samarinda. Dengan demikian, mereka siap didistribusikan di berbagai sektor lapangan pekerjaan, baik padat karya, pertambangan maupun di industri lainnya.

Tidak hanya itu, Erwin juga berkeinginan menjadikan Samarinda sebagai kota smart city. Kota yang terintegrasi di semua sektor. Begitu juga dari sisi fasilitas publik dan transportasi umum, harus berbasis pada pelayanan masyarakat.

“Harapan saya, ketika Samarinda menjadi kota pendidikan, maka kita memiliki banyak SDM unggul. Lapangan pekerjaan terbuka di mana-mana. Anggapan Samarinda sebagai kota 1.000 ormas (organisasi masyarakat) otomatis juga kita harapkan akan menghilang dengan sendirinya,” ucap dia.

Tumbuhkan UMKM Sebagai Penopang Ekonomi Masyarakat

Sebagai orang dengan latar pengusaha, Erwin Izharuddin mempunyai keinginan membawa Kota Tepian sebagai kota yang kaya akan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pria kelahiran 8 Desember 1973 itu, meyakini, ketika ekonomi kerakyatan menggeliat, maka lapangan pekerjaan dapat dipastikan akan terbuka lebar dan menekan angka pengangguran.

Di sisi lain, memberdayakan UMKM adalah tanggung jawab pemerintah. Lantaran, tujuan dari terselenggaranya pemerintahan adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. UMKM merupakan salah satu penopang bagi peningkatan kesejahteraan tersebut.

“Kita mesti menyiapkan UMKM yang banyak. Biar semua masyarakat terberdayakan. Kalau perlu, nanti kita akan meminta Bank Kaltimtara untuk memodalinya. Supaya Bank Kaltimtara juga punya banyak manfaat yang signifikan bagi masyarakat,” sebutnya.

Sebagai putra daerah, Erwin ingin mencetak sejarah menjadi kepala daerah yang membawa kemajuan bagi Kota Tepian. Kepala daerah yang mampu menata Samarinda menjadi salah satu kota modern di Nusantara. Baik di bidang pendidikan, ekonomi, SDM, dan industri.

“Saya ingin jadi wali kota terbaik yang pernah dimiliki Samarinda. Yang mampu membangun dan menata Samarinda. Menjadikan Samarinda kota yang maju. Yang memiliki banyak SDM andal. Yang mempunyai banyak lapangan pekerjaan dan wirausahawan,” tandasnya. (*)

Penulis: Dirhanuddin

5/5 (3 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close