CorakIsu Terkini

Fasilitas Olahraga Eks Porprov Bernilai Miliaran Tak Terurus

Fasilitas Olahraga Eks Porprov Bernilai Miliaran Tak Terurus
Tampak beberapa perahu milik Pemkab Kutim yang pernah digunakan pada Porprov Kaltim 2018 kondisinya kini tidak terurus. (Istimewa)

Akurasi.id, Kutim – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) untuk menjaga dan merawat aset daerah dipertanyakan. Khususnya dalam merawat aset eks Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-IV tahun 2018.

Sebagai mantan tuan rumah Porprov Kaltim, saat ini Kutim memiliki banyak sarana dan prasarana olahraga. Dari lapangan tembak, lapangan panahan, dan perahu untuk olahraga dayung. Dana miliaran rupiah yang bersumber dari kas daerah telah dihabiskan untuk membangun berbagai fasilitas olahraga tersebut.

Di antara aset daerah yang menyedot alokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di tahun 2018 lalu, yakni pengadaan perahu balap. Sebanyak empat unit perahu balap milik Pemkab Kutim yang masih terbilang anyar terabaikan begitu saja di Polder Ilham Maulana, Sangatta Utara.

Dari pantauan Akurasi. id, badan kapal balap tersebut terendam air dan nyaris tenggelam. Parahnya, ditumbuhi rumput dan banyak sampah yang tersangkut di badan kapal serta hanya dijadikan tempat berfoto oleh pengunjung Polder tersebut.

Pemandangan miris tersebut sangat disayangkan, sebab harga perahu yang digunakan untuk perhelatan pesta olahraga tertinggi di Kaltim ini terbilang mahal. Terlebih lagi membelinya menggunakan uang rakyat.

“Sayang aset pemda tidak dirawat dan diperhatikan. Seharusnya dibuatkan tempat untuk menaruh aset, sehingga tidak rusak begitu saja,” ujar salah satu warga Assyifah yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Akurasi.id (12/2/19).

Fasilitas Olahraga Eks Porprov Bernilai Miliaran Tak Terurus
Salah satu pengunjung Polder Ilham Maulana menjadikan perahu balap eks Porprov Kaltim 2018 sebagai tempat berfoto anaknya. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Saking kesalnya, ada yang meminta perahu tersebut agar diurus warga saja daripada tak terawat dan hanya menjadi wadah pembuangan sampah. “Kita berharap, pemerintah memperhatikan perahu balap yang berada di Polder ini. Banyak manfaatnya kalau ini dirawat. Pastinya, manfaat terutama sekali ialah bisa digunakan oleh atlet untuk latihan, kalau tidak, kasih saya saja, biar saya rawat. Sayang aset yang seperti itu dibiarkan begitu saja,” kata warga lainnya, Samsul.

Tindakan demikian bukan kali pertama. Sebelumnya ditemukan speed boats seharga satu miliar yang juga terabaikan di Sungai Pinang, Jalan Pinang Sangatta Utara. Speed boats ini pun terbilang masih baru. Speed boat pemberian pemerintah pusat tersebut merupakan tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim.

Sedangkan perahu balap merupakan tanggung jawab Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim. Bupati Kutim Ismunandar yang coba dikonfirmasi oleh Akurasi.id, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban terkait hal tersebut.

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (1 Review)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close