Hard NewsHukum

Gara-gara Konsumsi Sabu 1,17 Gram, Warga Api-api Ini Mendekam di Penjara

sabu warga api api
Tersangka SUR beserta Barang bukti yang diamankan polisi. (ist)

 Akurasi.id, Bontang – Peredaran narkoba di Kota Taman -sebutan Bontang- kembali digagalkan. Kali ini polisi berhasil menangkap warga Kelurahan Api-api beserta sabu-sabu seberat 1,17 gram.

Polres Bontang melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) kembali mengamankan seorang pria berinisial SUR alias IYUK (34), pada Minggu (5/7/20) lalu.

baca juga: Lantaran Sakit Hati Dipecat, Mantan Karyawan Ajak Keponakan Curi Truk Milik Perusahaan

Pria sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini ditangkap di kediamannya Jalan Ahmad Yani Gang Selat Timur RT 1, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. Selain itu barang bukti 4 bungkus plastik klip warna bening berisi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 1,17 gram juga ikut diamankan.

Saat diinterogasi polisi, SUR mengaku bila barang itu rencananya akan dikonsumsi sendiri bersama teman-temannya. Dalam keterangannya dia mengatakan telah terbiasa menggunakan barang haram tersebut. Bahkan dia mengonsumsi hampir setiap hari.

“Saya sudah 3 bulan ini pakai (sabu-sabu,Red). Namun bila ada temannya yang mau beli, ya dilayani,” aku SUR.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskoba AKP I Gusti Ngurah Suarka menjelaskan anggotanya berhasil melakukan pengungkapan kasus narkoba berkat adanya informasi masyarakat.

Saat tersangka ditangkap di rumahnya, kata AKP Ngurah, polisi melakukan penggeledahan badan namun tidak menemukan hasil. Kemudian dilakukan penggeledahan rumah dan ditemukan 4 bungkus plastik klip berisi sabu-sabu di lantai ruang tamu rumahnya,

“Selain barang berupa narkoba jenis sabu, anggota juga menemukan barang lain berupa 1 bungkus plastik klip, 1 buah pipet kaca, 1 buah potongan sedotan berujung runcing, dan 1 unit ponsel warna putih,” jelasnya.

AKP Ngurah menuturkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap keterangan tersangka asal muasal barang haram tersebut.

“Masih dalam pengembangan,” ucapnya.

Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Bontang guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan. Penyidik pun menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman minimal 5 sampai 20 tahun penjara,

Kasubbag Humas Polres Bontang AKP Suyono menjelaskan sebelumnya pekan lalu pada 25 Juni Polres Bontang juga berhasil menggagalkan peredaran sabu di Bontang. Barang bukti seberat 143,69 gram diamankan polisi beserta pelaku berinisial FY.

“Ini komitmen Polres Bontang dan Polda Kaltim dalam memberantas peredaran narkoba yang terus dilakukan dan terus membuahkan hasil. Dipastikan setiap pekan Polres Bontang dan Polsek jajaran selalu ada saja pengungkapan dan penangkapan pelaku peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close