Hard NewsHeadline

Bermodalkan Mobile Legend, Remaja 17 Tahun di Samarinda Cabuli 5 Bocah, Terancam 15 Tahun

Bermodalkan Mobile Legend, Remaja 17 Tahun di Samarinda Cabuli 5 Bocah, Terancam 15 Tahun
Seorang remaja berusia 17 tahun di Samarinda nekat mencabuli 5 orang bocah hanya bermodalkan game Mobile Legend. (Ilustrasi)

Bermodalkan Mobile Legend, Remaja 17 Tahun di Samarinda Cabuli 5 Bocah, Terancam 15 Tahun. Akibat ulahnya yang cabuli 5 bocah dengan usia rata-rata di bawah 10 tahun, pelaku kini harus meringkuk di balik jeruji besi Polresta Samarinda.

Akurasi.id, Samarinda – Entah apa yang dipikirkan seorang remaja asal Kota Samarinda yang satu ini. Diusianya yang masih 17 tahun, dia sudah layaknya menjadi predator bagi kasus pencabulan terhadap sejumlah anak yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Remaja belasan tahun itu pun diamankan pihak berwajib. Dalam perkara yang diterima polisi, jika pelaku telah melakukan pencabulan terhadap 5 bocah yang tak lain merupakan tetangga pelaku. Pencabulan dilakukan saat bocah-bocah tersebut tengah asyik bermain game online Mobile Legend.

Aksi pelaku sebut saja Durjana, terungkap saat korban pencabulan, sebut saja Bunga mengadu atas tindakan pencabulan yang dilakukan Durjana kepada orangtuanya. Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 8 September 2021 lalu.

Atas kejadian itu, orang tua Bunga pun tanpa berpikir panjang langsung melaporkan peristiwa pencabulan yang menimpa anaknya kepada pihak kepolisian. Mendapatkan laporan tersebut, polisi kemudian mengamankan Durjana di salah satu rumah yang berada di wilayah Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Saat diamankan dan dilakukan interogasi oleh pihak polisi, Durjana mengaku, jika dia telah berulang kali melakukan tindakan mencabuli sejumlah anak-anak dengan rata-rata usia di bawah 10 tahun.

“Saat dimintai keterangan, pelaku mengakui bahwa korbannya tak hanya satu, pelaku mengakui telah mencabuli 4 bocah lainnya yang berdekatan rumahnya,” jelas Kasubnit PPA Polresta Samarinda, Iptu Suhat saat dihubungi, Senin (13/9/2021).

Saat melakukan aksinya, diketahui pelaku mengiming-imingi para korban dengan meminjam handphone untuk bermain game online Mobile Legend.

“Saat para korban bermain handphone pelaku, dari arah belakang pelaku merangkul korban dari belakang, dan menggesek-gesek kelaminnya hingga sperma pelaku keluar, tapi pelaku masih menggunakan celana, jadi tidak sampai persetubuhan,” bebernya.

Baca Juga  Beda Agama dan Tak Direstui Orang Tua Jadi Faktor Mahasiswi Asal Bontang Aborsi Janinnya

Meski masih remaja, kini Durjana telah ditahan di Makopolresta Samarinda, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Untuk para korban akan dilakukan pemeriksaan psikologis mereka yang didampingi orang tua masing-masing,” ujarnya.

Dalam perkata itu, pelaku terancam hidup di balik jeruji besi selama 15 tahun lamanya. “Untuk pelaku kami jerat dengan Pasal 82, Undang-Undang tentang Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur, dengan pidana paling sedikit 15 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Redaksi Akurasi.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks