Hard NewsHeadline

Korban ke-40 Kolam Eks Galian Tambang Ditemukan Mengambang dari Dasar Kolam

Korban ke-40 Kolam Eks Galian Tambang Ditemukan Mengambang dari Dasar Kolam
Evakuasi korban tenggelam di kolam eks tambang oleh Basarnas. (Istimewa)

Korban ke-40 kolam eks galian tambang ditemukan mengambang dari dasar kolam. Meski ditemukan dalam keadaan meninggal, namun Dwi memastikan jika keadaan jenazah belum rusak atau membusuk.

Akurasi.id, Samarinda – Dua hari  upaya pencarian Febi Abdi Witanto (25) yang tenggelam di kolam eks galian tambang, Jalan Kalan Luas, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan pada Senin (1/11/2021) malam tadi, sekira pukul 22.30 Wita akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah pria 25 tahun tersebut dalam danau eks galian tambang.

Informasi dihimpun, jenazah pria malang itu ditemukan dengan keadaan mengambang dari dasar kolam, setelah Tim SAR berhenti melakukan upaya pencarian dari pagi hingga sore, Senin kemarin.

“Iya betul, korban ditemukan muncul ke permukaan sekitar pukul 22.30 Wita, tidak jauh dari titik korban dikabarkan tenggelam. Lebih tepatnya, sekitar 20-30 meter mengarah ke tengah danau,” ucap Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Dwi Adi Wibowo, Selasa (2/11/2021) siang tadi.

Lebih jauh dijelaskan Dwi, meski Tim SAR  gabungan telah berhenti melakukan upaya pencarian di sore hari. Namun tim masih terus bersiaga di sekitar lubang eks galian tambang.

“Jadi saat itu kami siaga. Dan saat dapat informasi dari teman relawan yang memantau di atas, kemudian kami langsung melakukan evakuasi jenazah korban menggunakan perahu karet,” sambungnya.

Baca Juga  Polisi Ungkap Aksi Copet Jaringan Internasional Sasar WSBK Mandalika

Meski ditemukan dalam keadaan meninggal, namun Dwi memastikan jika keadaan jenazah belum rusak atau membusuk. Sebab dihitung dari waktunya tenggelam merupakan hal yang wajar.

“Sudah bengkak, tetapi tidak seperti jasad yang tiga sampai empat hari,” imbuhnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dilarikan ke rumah duka sesuai dengan permintaan keluarga.

Baca Juga  Viral Video Pria Doktrin Anggotanya untuk Membunuh, PP Lakukan Kroscek

“Keluarga korban minta langsung dibawa ke rumah. Dengan demikian maka operasi pencarian langsung kami tutup setelah dipastikan jenazah korban telah ditemukan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Febi Abdi Witanto dikabarkan tenggelam di danau bekas galian tambang batu bara tersebut, usai nekat melakukan aksi terjun bebas dari tebing setinggi 15 meter.

Korban yang terhempas cukup keras di permukaan air sempat tampak berupaya berenang ke pinggir danau. Namun karena diduga mengalami sesak nafas, pria 25 tahun itu tiba-tiba tak sadarkan diri dan tenggelam.

Baca Juga  Demo Pembatasan Covid Ricuh Sebabkan Sekolah di Belanda Terbakar

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, diketahui kalau lokasi tenggelamnya Feby itu masuk di dalam konsesi CV Arjuna.

Perusahaan tambang batu bara tersebut, mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi yang diterbitkan Wali Kota Samarinda pada 6 September 2014 silam. IUP CV Arjuna memiliki luasan konsesi 1.452 hektare dan berakhir produksi pada 6 September 2021. (*)

Penulis : Zulkifli, Devi Nila Sari
Editor: Rachman

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks