By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Kronologis Penemuan Mayat di Tanjung Laut, Bermula dari Kecurigaan Istri di Jawa, Sempat Jalani Operasi Sakit Gigi
News

Kronologis Penemuan Mayat di Tanjung Laut, Bermula dari Kecurigaan Istri di Jawa, Sempat Jalani Operasi Sakit Gigi

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Kronologis Penemuan Mayat di Tanjung Laut, Bermula dari Kecurigaan Istri di Jawa, Sempat Jalani Operasi Sakit Gigi
Tampak para kepolisian Polres Bontang bersiap mengangkut jenazah seorang pria paru baya yang ditemukan tewas dalam rumahnya di Tanjung Laut Indah, Minggu (14/3/2021. (Dok Polres Bontang)
SHARE
Kronologis Penemuan Mayat di Tanjung Laut, Bermula dari Kecurigaan Istri di Jawa, Sempat Jalani Operasi Sakit Gigi
Tampak para kepolisian Polres Bontang bersiap mengangkut jenazah seorang pria paru baya yang ditemukan tewas dalam rumahnya di Tanjung Laut Indah, Minggu (14/3/2021. (Dok Polres Bontang)

Kronologis Penemuan Mayat di Tanjung Laut, Bermula dari Kecurigaan Istri di Jawa, Sempat Jalani Operasi Sakit Gigi. Sudah 2 tahun terakhir, korban tinggal sendirian di rumah kontrakannya. Dan pada Senin besok, harusnya korban ke rumah sakit untuk memeriksakan hasil operasi giginya.

Akurasi.id, Bontang – Kasus penemuan mayat di Kota Bontang dalam beberapa waktu terakhir terbilang cukup sering. Dari penemuan mayat yang diduga meninggal karena gantung diri hingga dugaan karena sakit kerap menggegerkan warga. Apalagi beberapa di antara korban meninggal rata-rata ditemukan dalam rumah kontrakannya.

Hal serupa pun terjadi di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Bontang, Minggu (14/3/2021) sekira pukul 12.20 Wita siang tadi. Warga setempat dikagetkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Sukowardoyo (55) dalam rumah kontrakannya.

Diceritakan Kapolsek Bontang Selatan Iptu Marten Lalo, penemuan mayat Sukowardoyo berawal dari kecurigaan istri korban yang berada di Pulau Jawa. Ketika itu, istri korban mencoba menghubungi korban berulang kali dalam beberapa hari terakhir, namun tidak mendapatkan respons apapun dari sang suami.

Khawatir dengan kondisi sang suami, sang istri pun lantas iniasiatif meminta tolong kepada kerabat suaminya bernama Sih Mirmoadi (61). Dari situ Sih Mirmoadi mencoba mendatangi rumah korban. Setelah dipanggil dan rumahnya diketok beberapa kali, korban tidak memberikan respons apapun. Setelahnya, Sih Murmoadi mencoba membuka pintu rumah kontrak korban.

“Datang keluarganya mengetok pintu tidak ada jawaban, diintip di jendela dan ditemukan korban dengan kondisi yang mencurigakan, lalu didobrak pintu, dari situ diketahui korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa,” ungkap Iptu Marten Lalo.

Dia mengungkapkan, almarhum diketahui baru saja menjalani operasi gigi. Ia mengalami sakit gigi serius yang menyebabkan gangguan pernafasan. Selain itu korban juga memiliki sakit diabetes. Menurut keterangan Si Mirmoadi selaku saksi, kalau korban pada 1 Maret lalu, sempat pergi ke rumah sakit umum untuk berobat karena korban mengalami pembengkakan gusi lantaran sedang sakit gigi.

[irp]

Dari situ, korban menelpon Sih Mirmoadi dan memintanya menemani dia di rumah sakit. Di rumah sakit, dokter menyarankan agar korban dioperasi. Kemudian keesokan harinya korban di operasi dan sempat dirawat di ruang ICU selama 2 hari. Setelah itu, mendiang masuk ruang perawatan.

Pada 8 Maret, korban diizinkan pulang  ke rumahnya dan disarankan kontrol lagi pada Senin (15/3/2021) besok. Informasi dirangkum dari warga setempat, korban sudah tinggal di rumah kontrakan itu sekitar 10 tahun. Dan selama 2 tahun ia tinggal sendiri. Sehari-hari ayah anak 1 ini bekerja sebagai pengepul barang bekas.

[irp]

“Sehari-harinya dia (korban) bekerja sebagai pengepul barang bekas. Selama 2 tahun terakhir ini, dia memang sudah tinggal sendirian di rumah kontrakan ini,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Saat ini, motif meninggalnya korban belum diketahui secara pasti. Tim Inafis Polres Bontang dibantu Polsek Bontang Selatan telah melakukan tempat kejadian perkara (TKP). Sementara jenazah korban telah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang. “Mudah-mudaham hasilnya segera kita tahu,” ujar Iptu Marten. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bermula Kecurigaan IstriIstri di Jawa CurigaKasus Gantung DiriKronologis Penemuan MayatPenemuan Mayat Tanjung LautRSUD Taman Husada BontangSempat Operasi Sakit Gigi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hormati Proses Hukum
HeadlinePeristiwa

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hormati Proses Hukum

By
Wili Wili
Rayakan Hari Anak Nasional, Pasien Anak RSUD Taman Husada Dapat Bingkisan
Birokrasi

Rayakan Hari Anak Nasional, Pasien Anak RSUD Taman Husada Dapat Bingkisan

By
akurasi 2019
Penjarahan Rumah Sri Mulyani: Saksi Sebut Ada Aba-aba Kembang Api
HeadlinePeristiwa

Penjarahan Rumah Sri Mulyani: Saksi Sebut Ada Aba-aba Kembang Api

By
Wili Wili
Sindikat Curanmor di Samarinda, Polisi Terus Selidiki Kasus 25 Motor Curian.
HeadlineNews

Sindikat Curanmor di Samarinda, Polisi Usut Kasus 25 Motor Curian

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?