Hard News

Makam TPU Damanhuri Longsor Akibat Hujan Deras

Makam TPU Damanhuri Longsor Akibat Hujan Deras
Makam TPU Damanhuri longsor akibat hujan deras beberapa hari berturut-turut. Nampak sejumlah makam rusak parah. (istimewa)

Makam TPU Damanhuri longsor akibat hujan deras. Puluhan pemakaman yang rusak parah rencananya akan segera diperbaiki.

Akurasi.id, Samarinda – Hujan deras  yang mengguyur Kota Samarinda beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah di makam TPU Damanhuri longsor.

Tanah longsor di kawasan pemakaman muslim itu  membuat puluhan makam rusak yang berada di Jalan Damanhuri, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, pada  Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga  Tak Kapok Tidur di Jeruji Besi, Pemuda 21 Tahun Asal Kelurahan Api-Api Kembali Edarkan Narkoba

Ketua penggalian makam, Sabri, mengungkapkan longsor yang terjadi diakibatkan hujan yang terjadi pada Kamis (14/1/2021) malam hingga Sabtu dini hari kemarin.

“Malam Kamis, itu hujan yang besar-besaran. Bahkan Sabtu dini hari tadi juga. Mungkin karena hujan lebat jadi tanahnya longsor,” ujar Sabri saat ditemui, Minggu (17/1/2021).

Ia menyebutkan, terjadinya longsor di TPU Damanhuri tersebut bukanlah pertama kali terjadi. Diketahui pada 2017 silam juga telah terjadi hal serupa yang menyebabkan 15 makam rusak.

“Tahun 2017 juga pernah longsor, lebih parah dari ini malah,” ungkap Sabri.

Sementara itu, beberapa pihak keluarga terdampak, telah berdatangan untuk memastikan kerusakan makam yang terjadi akibat longsor dengan mendatangi lokasi. Dan beberapa keluarga lain belum mengetahui karena faktor tempat tinggal yang jauh.

Salah satunya, Muhammad Sijul, warga Gang Sepakat, mengaku mendapat informasi terjadinya longsor di area TPU Damanhuri dari seorang rekannya.

Baca Juga  Belum Juga Suami Istri, Remaja Ini Sudah Main Tangan ke Pacarnya, Ya Polisi Bertindak

“Tadi sore dikabari rekan kalau ada makam yang longsor di sini. Insya Allah mau langsung diperbaiki,” ujar Sijul.

Ia mengaku pihak keluarga siap jika diminta untuk melakukan gotong-royong memperbaiki makam.

“Insya Allah mau mas. Seharusnya ya, karena keadaan seperti ini kan,” tambahnya.

Hal senada juga datang dari Hamka, salah seorang kerabat yang makamnya terdampak. Menurutnya, ia siap melakukan urunan untuk membangun turap di sekitar pemakaman.

“Bisa kerja sama untuk membangun turap. Iya, dengan cara urunan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks