Hard NewsHeadline

Sadis!! Maman Dikubur Hidup-Hidup Belasan Warga, Lantaran Dituduh Mencuri Sayur

Sadis!! Maman Dikubur Hidup-Hidup Belasan Warga, Lantaran Dituduh Mencuri Sayur
Petugas mengevakuasi maman, korban pengeroyokan di kaki Gunung Cikuray Garut. (Polres Garut)

Maman dikubur hidup-hidup belasan warga, lantaran dituduh mencuri sayur. 14 orang ditetapkan tersangka. Mereka memiliki peran masing-masing. Mulai mengeroyok, menggorok hingga membantu mengubur korban.

Akurasi.id, Garut – Maman (50) dikeroyok sekelompok orang. Lelaki tersebut dituduh hendak mencuri di gudang sayuran

Selagi sekarat, tubuh Maman dikubur hidup-hidup oleh belasan orang di kaki Gunung Cikuray, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dilansir Detiknews, Berikut kronologi pembunuhan sadis tersebut.

Selasa 12 Oktober 2021

Di Kampung Sengklek, Desa Sindangsari, Kecamatan Cigedug, sekitar pukul 02.00 WIB, Maman ditangkap belasan warga karena diduga hendak mencuri di gudang sayuran. Dia kemudian dikeroyok belasan pelaku menggunakan senjata tajam, benda tumpul dan tangan kosong.

Setelah itu, Maman digotong beramai-ramai ke kaki Gunung Cikuray. Pelaku membuat lubang di sana dan berupaya mengubur Maman. Saat dikubur di lubang, pelaku melihat Maman yang terbungkus karung masih hidup.

“Saat itu, ada salah satu pelaku yang melihat korban masih bernyawa. Pelaku kemudian turun ke lubang dan menghabisi nyawa korban dengan luka sayatan di leher,” kata Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

Baca Juga  Bandara Kualanamu Dikelola India-Prancis, AP II 'Untung' Rp58 T

Rabu 20 Oktober 2021

Polisi mendapat laporan dari seseorang mengaku keluarga Maman. Pelapor menyatakan Maman, warga Kecamatan Bayongbong, sudah tak pulang ke rumah sejak Senin (11/10).

Sejak hari itu, polisi dari Polsek Bayongbong dan Sat Reskrim Polres Garut kemudian melakukan penyelidikan atas hilangnya Maman.

Baca Juga  Pemerintah Hapus Cuti Natal dan Tahun Baru

Minggu 24 Oktober 2021

Teka-teki hilangnya Maman akhirnya menemui titik terang. Polisi menerima informasi adanya dugaan tindak pidana penganiayaan hingga menyebabkan korbannya meninggal di kawasan Kampung Sengklek, Cigedug. Setelah ditelusuri, menurut saksi, ternyata Maman yang menjadi korbannya.

Di hari yang sama, polisi langsung menggali lubang tempat terkuburnya jasad Maman di Blok Waspada, Gunung Cikuray. Polisi juga mengamankan belasan orang warga setempat yang diduga terlibat pengeroyokan.

Selain itu, polisi menyita beragam barang bukti yang antara lain golok, batu, pipa besi, dan cangkul.

Baca Juga  Buru Oknum Pemuda Pancasila Keroyok Aparat, Kapolres Jakpus: Serahkan Atau Kami Kejar

Senin 25 Oktober 2021

Setelah menjalani pemeriksaan intensif, dari puluhan orang diamankan polisi itu ada 14 orang yang ditetapkan tersangka. Mereka memiliki peran masing-masing. Mulai mengeroyok, menggorok hingga membantu mengubur korban.

Mereka kemudian dijerat pasal berlapis yakni Pasal 170, 351, 338 dan 340 KUHP. Paling tinggi ancaman hukumannya penjara seumur hidup.

Di waktu yang sama, jasad Maman menjalani autopsi untuk kepentingan penyelidikan di RSUD dr Slamet Garut. (*)

Editor: Rachman

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks