Hard News

Pedagang Warung Kopi di Kongbeng Nekat Nyambi Jualan Narkoba, Terancam 5 Tahun Penjara

Pedagang Warung Kopi di Kongbeng Nekat Nyambi Jualan Sabu, Terancam 5 Tahun Penjara
Pelaku pengedar narkoba diamankan di Polsek Kongbeng. (Dok Polsek Kongbeng)

Pedagang Warung Kopi di Kongbeng Nekat Nyambi Jualan Narkoba, Terancam 5 Tahun Penjara. LA yang keseharian sebagai pedagang sembako dan warung kopi tersebut berhasil diringkus polisi di kediamannya pada Kamis (8/7/2021) di Jalan Poros Kongbeng, Desa Miau Baru.

Akurasi.id, Sangatta – Peredaran narkoba memang seakan sudah tidak mengenal batas wilayah. Dari perkotaan hingga wilayah-wilayah pelosok desa, telah dijamah oleh barang haram tersebut. Bahkan, dari kalangan atas seperti kaum birokrasi, elit pengusaha hingga kalangan pedagang kaki lima pun sudah dirambahnya.

Contohnya seperti yang dilakukan pria berinisial LA (39) warga Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur (Kutim), terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, dia kedapatan menyimpan sabu seberat 7,35 gram alias nyambi jualan narkoba.

LA yang keseharian sebagai pedagang sembako dan warung kopi tersebut berhasil diringkus polisi di kediamannya pada Kamis (8/7/2021) sekira pukul 15.00 Wita, di Jalan Poros Kongbeng, RT 08, Desa Miau Baru, Kutim.

Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko melalui Kapolsek Kongbeng Iptu Satria Yudha menceritakan, awal penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat, bahwa salah satu warung kopi yang berada di Jalan Poros Kongbeng kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Atas laporan itu, kami melakukan penyelidikan,” ucapnya sebagaimana dikutip dari release yang diterima media ini, Sabtu (10/07/2021).

Tak berselang lama, sekira pukul 14.00 Wita, Kamis (8/7/2021), aparat kemudian mendatangi warung kopi yang dimaksud. Dan langsung melakukan penggeledahan. Polisi menemukan satu poket sabu di saku sebelah kanan pelaku.

Tak berhenti sampai di situ, aparat kemudian melanjutkan penggeledahan ke dalam rumah pelaku. Alhasil, ditemukan 9 poket sabu beserta alat hisap dan timbangan digital yang disembunyikan di dalam lemari kamar milik pelaku.

Baca Juga  Niatnya Menikmati Pantai, Warga Balikpapan Tergulung Ombak dan Ditemukan Meninggal

“Total ada 10 poket yang kami temukan,” ujarnya. Ditanya mengenai berapa lama pelaku berjualan barang haram itu. Kapolsek Kongbeng enggan memberikan komentar. Selain sabu, aparat juga mengamankan barang bukti lain, berupa sendok, plastik klip, serta uang hasil penjualan sabu sebesar Rp200 ribu. Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Polsek Kongbeng.

Atas perbuatannya, pelaku pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 114 Ayat (1) subsider Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks