Hard NewsHukum

Tak Kapok Tidur di Jeruji Besi, Pemuda 21 Tahun Asal Kelurahan Api-Api Kembali Edarkan Narkoba

Seolah tidak kapok, seorang pemuda 21 tahun asal Kelurahan Api-Api diciduk kepolisian lantaran kedapatan menyimpan narkoba. (Dok Polres Bontang)

Tak kapok tidur di jeruji besi, pemuda 21 tahun Asal Kelurahan Api-Api kembali edarkan narkoba. Sekitar 2017 lalu, pelaku pernah dijerat dan mendekam di sel tahanan lantaran terlibat dalam kasus pengedaran narkotika.

Akurasi.id, Bontang – Dinginnya lantai tahanan hotel prodeo nyatanya tidak cukup membuat kapok pemuda asal Kota Bontang berinisial FA (21). Pria asal Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, itu kembali berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Tidak cukup sampai itu, FA dicokol pihak Satreskoba Polres Bontang di Rusunawa Kelurahan Api-Api. Dari hasil penggeledahan di tempat tersebut, polisi mendapati barang bukti sabu sebesar 4,50 gram. Alhasil, pelaku pun langsung digelandang ke Polres Bontang.

Kapolres Bontang  AKBP Hanifa Martunas Siringoringo menjelaskan, pelaku diamankan tim Satreskoba pada Selasa (23/2/2021) lalu sekira pukul 14.00 Wita di Rusunawa Kelurahan Api-Api. Pelaku ini sendiri diketahui merupakan mantan residivis dalam perkara yang sama.

“Iya, sebelumnya sekitar 2017 lalu, pelaku ini pernah ditangkap juga dengan kasus yang sama,” sebut AKBP Hanifa Martunas sebagaimana dikutip dalam rilisnya, Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut dijelaskan Kasat Reskoba Iptu Rakib Rais, penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat yang mulai resah lantaran daerah tersebut diduga sering menjadi lokasi transaksi gelap narkotika. Berbekal laporan itu, pihaknya pun langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan upaya penyelidikan, benar saja didapatinya adanya dugaan transaksi gelap di salah satu lokasi di Rusunawa Kelurahan Api-Api. Dari situ kemudian langsung dilakukan penggeledahan, tepatnya di kediaman FA.

Hasilnya, polisi mendapati 14 bungkus plastik berisi butiran kristal diduga narkotika jenis sabu seberat 4,50 gram. “Dari pengakuan tersangka, barang haram itu adalah miliknya dan didapatkan dia dari salah pengedar,” bebernya.

Masih di lokasi yang sama, tambah Iptu Rakib, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah bong atau alat hisap, 3 buah sedotan ujung runcing, 1 buah handphone, 1 buah korek api gas, 1 bungkus plastik klip, serta 2 buah plastik.

“Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” tegasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks